Mungkin sebagian orang malah tak tahu, kisah itu diambil dari karya klasik, sebuah puisi dalam bahasa Inggris kuno. Puisi epic dengan judul sama itu konon adalah puisi terpanjang yang pernah dibuat dengan 3182 kalimat.
Nah, apa hubungan puisi ini dengan JRR. Tolkien? Ternyata pada tahun 1926, Tolkien sang kreator The Lord of the Rings dan The Hobbit itu pernah membuat novel berdasarkan puisi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja naskah buku Beowulf versi Tolkien sempat tersimpan tanpa ada yang mengetahui selama bertahun tahun di perpustakaan besar Bodleian. Kini untuk pertama kalinya sejak 88 tahun terakhir, naskah itu akan diterbitkan oleh HarperCollins. Peluncurannya akan dilakukan pada tangga 22 Mei mendatang, dengan Christopher Tolkien, anak Tolkien sendiri sebagai editornya.
Dalam buku itu nantinya juga akan memuat komentar Tolkien tentang Beowulf. Juga ada materi kuliah Tolkien dari tahun 1936, berjudul Beowulf: The Monsters and the Critics. Christopher Tolkien mencoba untuk memilih beberapa substansi materi kuliah Tolkien. "Dari perhatian kreatifnya ini tampak kejernihan dari visinya," kata Christopher seperti dilansir The Telegraph (20/3/2014).
Penemuan naskah novel Beowulf Tolkien sendiri cukum unik. Pada tahun 2002 seorang profesor bahasa Inggris dari New England, Michael Drout, menemukan naskah yang terlupakan saat galeri Bodleian.
"Saya sedang duduk menghadapi naskah, saat saya menemukan empat buntel naskah di dasar sebuah kotak," kata Drout, yang terkejut ketika sadar sedang menghadapi naskah karya siapa. "Ya Tuhanku, aku menemukan naskah Tolkien yang belum diterbitkan."
(utw/utw)










































