Bayangkan, demi mendapatkan hasil foto selfie yang sempurna, ia seenaknya saja naik dan duduk di pangkuan sebuah patung Yunani Roma yang datang dari abad 19.
Ini menyebabkan kaki kiri patung yang memiliki nilai sejarah dan budaya itu patah. Kejadian naas ini terjadi pada 17 Maret 2014 lalu, dikabarkan oleh Huffington Post.
Pecahnya patung yang berjudul "Drunken Satyr" ini mengundang banyak pertanyaan juga kepada pihak museum. Bagaimana soal keamanan dan penjagaan aset bersejarah di museum itu.
Pihak museum mengaku, karena ada kerusakan teknis maka mereka tidak memiliki rekaman gambar dari cctv di gedung museum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur dari akademi ini, Franco Marrocco menyatakan musibah ini sebagai sebuah kecelakaan.
Patung ini merupakan salinan asli dan satu-satunya dari patung di era helinistik di abad kedua.
(ass/utw)











































