Ia merebahkannya di atas sofa panjang berwarna kuning keemasan tersebut. Berbantal kain warna merah putih dan diselimuti dengan kain berwarna kusam. "Pusaka itu memang harus ditaruh di ruang tamu dan tempatnya di situ," kata Ki Kusumo kepada detikHOT. Lho?
Ya, menurutnya benda pusaka yang berbentuk memajang ini datang sendiri kepadanya dan tanpa diminta kehadirannya. Setelah mengetahuinya, Ki Kusumo langsung memajangnya di sana.
Fungsinya, kata dia, adalah menjaga segala sesuatu dari rumahnya. Jika tamunya adalah orang baik maka penunggu di dalam pusaka itu akan baik. "Tapi dia bisa tahu kebalikannya juga. Dia itu memang penjaga ruang tamu, karena segala macam yang terjadi di rumah kan berawal dari ruangan ini," ujar ayah tiga orang anak ini.

Kemudian, Ki Kusumo juga menjelaskan jika di beberapa malam dan waktu-waktu tertentu, keris tersebut bisa menjelma menjadi makhluk halus. "Ada makhluknya, bisa berubah bentuk juga."
Selain keris 'penjaga ruang tamu', di rumahnya juga terdapat 500 keris lainnya yang tersimpan di berbagai ruangan. Menurutnya, paling banyak adalah di perpustakaan pribadinya yang terletak di lantai tiga. Mayoritas, benda tersebut mendatanginya sendiri sebagai hasil dari meditasi. Ada juga yang diperlukan baginya dalam menjalani profesi sebagai konsultan spiritual.
Sejak keris di ruang tamu itu ada, hingga kini Ki Kusumo tidak pernah memindahkannya. Meski jika ia kedatangan banyak tamu sehingga kekurangan kursi, posisi keris tersebut akan selalu sama di sana
(tia/utw)











































