Libatkan 70 Pemain, Happy Salma Tak Sekadar Pakai Jalur Pertemanan

Menuju Pentas Wayang Orang Rock Ekalaya (3)

Libatkan 70 Pemain, Happy Salma Tak Sekadar Pakai Jalur Pertemanan

- detikHot
Senin, 10 Mar 2014 11:44 WIB
Libatkan 70 Pemain, Happy Salma Tak Sekadar Pakai Jalur Pertemanan
Dok: WORE
Jakarta - Salah satu tahap yang juga membuat Arie Dagienkz dan Happy Salma harus teliti adalah saat memilih pemain. Pertunjukan ini nantinya akan melibatkan 70 orang pemain.

Mereka adalah Stevie Item 'Andra and The Backbone' sebagai pemeran utama Ekalaya, Sophia Mueller akan menjadi istrinya yakni Anggraeni, tokoh Durna diperankan Jikun 'RIF' dan Otong 'Koil' sebagai Arjuna.

Selain keempat tokoh utama di atas, pementasan Wayang Orang Rock Ekalaya ini akan dimainkan juga oleh musisi lainnya. Di antaranya Netral, Seringai, The Brandals, Jopie Item, Candil, Iwa K, Hilbram Dunar, Roxx, Leonardo and His Impeccable Six, WOR Head Band, dan Adrian Adioetomo.

Nah, meski sebenarnya membuat produksi ini ibarat 'mencolek teman-teman sendiri' namun baik Dagienkz maupun Happy mengatakan merasa punya kewajiban untuk menjelaskan konsep mereka kepada pemainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Ada juga yang harus mereka datangi satu per satu dan berpresentasi. Misalnya saat mengajak Stevie Item 'Andra and The Backbone'. "Ketika kita presentasi banyak yang langsung antusias," kata Happy. Tak kurang Yopie Item, ayah Stevie yang juga musisi kondangpun akhirnya tertarik dan ikut serta.

Namun ada pula pemain yang dipilih secara spontanitas. Seperti ketika Dagienkz mengajak Iwa K untuk bermain. Ia bertemu dengannya saat sedang antri di ATM kawasan Santa.

"Gue ajak buat maen di wayang orang. Trus gue telepon Happy, kata dia boleh. Lima menit kemudian fix Iwa K main," kata Dagienz pada detikHOT saat konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya.

Terakhir bukan berarti tak ada musisi rock yang terpaksa tidak diikutsertakan. "Wah banyak. Banyak diantara mereka yang ketika tahu bilang, 'Wah, gitu lo. Kok nggak ngajak-ngajak sih'," kata Dagienkz tertawa.



"Saya bilang bukannya nggak mau ngajak. Jujur saja kan ada keterbatasan juga." Nah, lalu bagaimana mereka mengatur latihan para rocker yang masing-masing punya kesibukan dengan karir musiknya sendiri-sendiri ini?.

"Kita latihan pakai sistem parsial baru digabungkan. Tapi saya percaya mereka ini kan sebagai penampil sudah mumpuni, biasa tampil live. Jadi jika sudah tahu plotnya gimana, lebih mudah," kata Happy menjelaskan.

Happy sendiri sangat takjub pada semangat para rocker untuk mengukuti latihan. Seperti layaknya pemain teater kawakan mereka juga mengikuti berbagai pelatihan pendukung.

Mulai dari taichi, yoga, olah vokal, latihan dialog orang per orang dan diet. "Bahkan mereka malah ketagihan untuk ikut dietnya juga," kata Happy tertawa.

(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads