Karyanya berbentuk kepala dari Franco yang dirancang sebagai samsak, agar para warga bisa memukulnya. Franco sendiri bisa dibilang cukup terlupakan pada sejarah gelap Spanyol pasca kematiannya di tahun 1975. Dengan provokasi dari seniman ini, memori warga Spanyol pun seolah kembali disegarkan.
Eugenio Merino dituntut dengan alasan merusak penghargaan bagi Franco. Tak jera, kini ia malah membuat sosok seluruh badan dari Franco dan memasukannya ke dalam lemari es dengan pintu kaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niat dari seniman ini adalah mempertanyakan apakah masa-masa diktator sudah benar-benar pergi? "Ini merepresentasikan ide bahwa orang Spanyol tidak berhenti membicarakan tentang Franco, tidak berhenti berdebat tentang dia. Kulkas sendiri mengambarkan tempat dimana orang ingin membuat sesuatu tetap hidup dan segar," jelasnya dilansir dari The Guardian (05/3/2014).
(ass/utw)











































