Uniknya Jepretan Hasil Photo Booth Jadi Suvenir Nikah

Seni Photo Booth di Resepsi Pernikahan (4)

Uniknya Jepretan Hasil Photo Booth Jadi Suvenir Nikah

- detikHot
Senin, 03 Mar 2014 11:52 WIB
Uniknya Jepretan Hasil Photo Booth Jadi Suvenir Nikah
Suvenir pernikahan yang berasal dari jepretan photo booth tamu yang hadir (Dok.pribadi)
Jakarta -

Bagi pasangan Dhea Badiaturrummi dan Dirga Adhi Putra memakai jasa layanan photo booth akan membuat resepsi pernikahannya tampak berkesan. Meski usia pernikahannya baru setahun, namun mereka masih ingat kisah di balik pemilihan jasa photo booth.

Serta suvenir yang khusus dirancang untuk para tamunya. Mereka memilih jasa photo booth dari Moments to Go sekaligus memesan frame khusus yang unik untuk ukuran foto 5R.

"Setahun sebelum nikah photo booth ini sudah eksis. Cuma biasanya kan pakai frame yang kertas, kalau aku pribadi enggak terpakai frame-nya, jadi paling fotonya aja disimpan," jelasnya kepada detikHOT Minggu (2/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini pula yang menjadi salah satu inspirasinya memberikan frame seukuran hasil cetak foto instan itu. Frame yang dipilih bisa dibilang unik dengan gaya yang minimalis.

Bentuknya persegi panjang nan datar, Dhea memilih bahan akrilik transparan. Masing-masing akrilik memiliki ketebalan sekitar 1 sentimeter, dan keduanya saling menempel dengan bantuan magnet kecil di keempat sisi.

Dhea menggunakan jasa photo booth karena ingin selaras dengan suvenir yang akan diberikannya kepada para tamu. "Suvenirnya kan frame foto, jadi maksudnya supaya terpakai dan ada kenang-kenangannya."



Framenya juga bisa terpakai. "Karena kebanyakan suvenir nikah itu sering enggak terpakai," jelasnya.

Sebelum era photo booth merebak, memang sudah banyak pasangan yang memberikan frame foto sebagai suvenir pernikahannya. Sang calon ibu bagi anak pertamanya ini, menjelaskan bahwa frame yang umum jadi suvenir biasanya berukuran sangat kecil.

"Suka ada juga suvenir nikah frame foto, tapi dengan ukuran yang kecil, ukurannya itu sesuai dengan photo boks yang ada di mal-mal itu," katanya.

"Jadi karena kita pakai foto dari photo booth-nya Moments To Go itu, jadi kita siapkan frame yang ukurannya serupa. Lagipula ini lebih proporsional jadi lebih enak kasihnya," kata Dhea.

Untuk merealisasikan ide ini memang tak mudah khususnya soal biaya yang tak murah. Selain itu ia juga harus menghadapi beberapa kendala teknis lainnya.

Awalnya ia sempat melihat bentuk frame yang ia inginkan, namun pembuat di sini tak bisa menyanggupi, karena produk tersebut masih diimpor dari China. Pencarian demi pencarian terus ia lakukan dan menemui titik terang.

"Akhirnya menemukan tempat yang sanggup untuk membuatnya. Walaupun waktunya jadi sudah agak mepet dan membuatnya juga dalam jumlah banyak," ujarnya.

Tak puas dengan hasil perburuan suvenirnya. Ia juga ingin membubuhkan embos logo namanya dan pasangan di frame ini. "Tapi logonya masih harus menunggu approval pada undangannya, karena supaya logonya sama. Logonya untuk diembos di bagian belakang frame itu."

Meski menguras tenaga, perjuangan Dhea terbayar ketika tahu bahwa banyak sanak keluarga maupun kerabat yang menyukai suvenir ini. "Pada banyak yang suka, jadi ikutan senang. Karena memang tujuannya itu supaya enggak pada kecewa."

(ass/tia)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads