Sesuaikan Pesanan, Band Kafe Musti Kuasai Beragam Lagu

Warna-warni Dunia Musisi Kafe (1)

Sesuaikan Pesanan, Band Kafe Musti Kuasai Beragam Lagu

- detikHot
Jumat, 28 Feb 2014 09:32 WIB
Sesuaikan Pesanan, Band Kafe Musti Kuasai Beragam Lagu
(dok. pribadi)
Jakarta - Bagi yang hobi nongkrong-nongkrong di cafe dan juga pub, tentu kita tahu kalau suasana akan semakin hangat bila tempat nongkrong tersebut menampilkan band cafenya, atau yang disebut homeband.

Biasanya cafe-cafe ini sudah membuat agenda tema tiap pekan, misalkan senin untuk aliran musik Classic Rock, sementara selasa adalah Golden Love Song dan Rabu diisi dengan lagu Top 40, dan lainnya.

Dari sini mereka akan tentukan band-band mana yan paling cocok mengisi aliran musik tersebut. Dan band tadi akan bermain di setiap hari yang ditentukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa membuat karya lagu sendiri, para pemain band di cafe ini sudah bisa menjemput pangsa pasar yang ingin bernostalgia dengan lagu lama ataupun lagu terkini yang musisi aslinya belum mampir ke Indonesia.

Di antara mereka juga banyak yang melebarkan sayap menjadi penyanyi di resepsi pernikahan, perayaan ulang tahun bahkan acara yang diselenggarakan perusahaan. Berikut detikHOT sajikan laporan lengkapnya.

***

Membawakan lagu orang lain, bisa jadi hal yang mudah namun bisa juga lebih sulit. Para musisi yang berada di band itu setidaknya harus menghafal semua kunci dan bagian dari lagunya. Sang vokalis juga musti menghafal lirik-liriknya, meski kadang ia dibantu oleh buku lagu yang bisa dibaca sembari menyanyi.

Seperti apa yang dipaparkan oleh Ian Delano, pria berusia 29 tahun ini bisa dibilang tidak punya cita-cita jadi seorang penyanyi kafe. Namun itulah profesi yang kini ia jalani. "Saya nyanyinya di banyak tempat ya, seperti di cafe, di resepsi nikah, acara kantoran, macam-macam," ujarnya kepada detikHOT (24/02/2014).

Ia tergabung dalam sebuah band bernama Most Hits Band, ia aktif manggung secara reguler setiap hari Jumat di Cafe Albero, Tebet, Jakarta Selatan. Sementara Sabtu-nya di Pharrel Acacia, Salemba. Meski aktif di band, Ian mengaku juga sering menjadi solois untuk memenuhi undangan beberapa pihak yang ingin memakai jasanya.



"Saya ada band sendiri, tapi saya solois juga. Kadang bantu-bantu band teman, kadang cuma pakai organ tunggal juga." Selain bisa beraksi dengan beberapa format kelompok musik, ia juga musti bisa membawakan beragam jenis musik.

Dari lagu lawas, lagu cinta, lagu zaman sekarang hingga lagu dangdut. "Lagu harus bisa kuasain sebanyak mungkin. Harus menguasai semua jenis lagu, karena audiensnya datang dari berbagai kalangan," kata Ian.

"Jadi mau enggak mau harus kuasain semua lagu termasuk dangdut. Lagu lama yang kita masih masuk, seperti Nat King Cole juga Frank Sinatra. Untuk lagu sekarangnya kuasain lagu Bruno Mars." Ian sendiri mengaku bahwa lagu yang ia secara pribadi sukai untuk dibawakan adalah lagu-lagu pop dari era 80'an hingga 90'an.

(ass/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads