Novelis James Patterson Sumbang Sejumlah Toko Buku Kecil Rp 11,6 Miliar

Novelis James Patterson Sumbang Sejumlah Toko Buku Kecil Rp 11,6 Miliar

Utami Widowati - detikHot
Rabu, 26 Feb 2014 15:57 WIB
Novelis James Patterson Sumbang Sejumlah Toko Buku Kecil Rp 11,6 Miliar
(dok.NPR/Squidoo)
Jakarta - Semakin larisnya e-book, pada akhirnya memang mendesak posisi toko buku konvensional. Inilah yang jadi keprihatinan novelis kondang James Patterson.

Karenanya Patterson, 66 tahun, pekan lalu menyumbangkan uang pribadinya sebesar $1 juta atau sekitar Rp 11,6 miliar untuk 50 toko buku di Amerika Serikat.

Rencananya sumbangan itu akan digunakan untuk mengembangkan toko buku, melengkapi dengan teknologi yang lebih baik meningkatkan gaji karyawan atau berbagai program lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku hanya ingin orang-orang mulai sadar dan ikut terlibat dengan apa yang terjadi saat ini. Perkembangan e-book memang kemajuan besar tapi membawa masalah besar juga," kata Patterson seperti dilansir Daily Mail. "Toko buku, penerbit dan masa depan literatur bisa terancam."

Apa yang dikatakan Patterson sebenarnya sudah mulai terasa sejak beberapa tahun terakhir. Mulai dari lenyapnya penerbit Borders, perampingan penerbit Barnes & Noble, hingga gulung tikarnya sejumlah toko buku, akibat banyak pembeli buku yang beralih pada e-book. Meski beberapa orang masih setia pada toko buku konvensional.

Patterson penulis buku novel detektif berseri Alex Cross, beberapa buku fiksi remaja seperti serial Maximum Ride, bahkan juga novel roman, adalah satu dari banyak orang yang bersuara keras soal problema industri buku.

Tahun lalu Patterson lewat iklan satu halaman penuh di The New York Times Book Review, mengatakan sudah saatnya pemerintah memberi bantuan keuangan untuk industri buku. Demikian juga pasar saham dan industri otomotif.

Tak menunggu lama tanggapan banyak pihak, kini Patterson bergerak sendiri dengan menggelontorkan bantuan pribadi untuk mempromosikan literatur terutama untuk anak-anak.

Sejak mengumumkan akan memberikan bantuan, sejumlah toko buku itu mengajukan proposal kecil, tentang akan dimanfaatkan untuk apa saja bantuan dari Patterson itu jika mereka mendapatkannya.

"Aku sendiri sudah kaya, aku tak butuh menjual buku lebih banyak," kata Patterson. "Tapi aku pikir penting bagi anak-anak untuk membaca lebih banyak, ke toko buku lebih banyak."













(utw/utw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads