Sapuan air yang menyebar di seluruh daratan itu berhasil digambarkan dengan indah oleh para maerstro lukis dunia. Ini sekaligus menjelaskan bahwa bencana banjir memang sudah lama membuntuti kehidupan manusia.
Seorang penulis seni dan mantan juri Turner Prize 2009, Jonathan Jones, memberikan lima seni lukis mengenai banjir.
"Seperti tanah yang telah diabaikan dalam lukisan Monet yang bergaya impresionis, ini menampilkan lanskap yang rusak karena kekuatan dari alam," ujarnya dilansir dari The Guardian (28/02/2014).
|
Dok: The Guardian
|
Michelangelo The Flood
|
Dok: The Guardian
|
Michelangelo memang memiliki ketertarikan pada bagaimana manusia selalu mencoba bertahan setelah ada bencana.
Penggambaran banjir ini menjadi salah satu adegan pertama yang dilukis pada langit-langit di Sistine Chapel.
Ia tidak meletakan konsentrasinya pada orang-orang yang mampu bertahan dan menjadi pilihan Tuhan. Seniman radikal ini justru berimajinasi pada bagaimana kondisi korban yang terkena air bah hingga tenggelam.
Michelangelo The Flood
|
Dok: The Guardian
|
Michelangelo memang memiliki ketertarikan pada bagaimana manusia selalu mencoba bertahan setelah ada bencana.
Penggambaran banjir ini menjadi salah satu adegan pertama yang dilukis pada langit-langit di Sistine Chapel.
Ia tidak meletakan konsentrasinya pada orang-orang yang mampu bertahan dan menjadi pilihan Tuhan. Seniman radikal ini justru berimajinasi pada bagaimana kondisi korban yang terkena air bah hingga tenggelam.
Leonardo da Vinci The Deluge Drawings
|
Dok: The Guardian
|
Dan ia akhirnya terpukau dengan kekuatan air sebagai sumber daya alam yang dieksploitasi sekaligus ditakuti.
Maka pada masa-masa pesimisnya, Da Vinci banyak menghabiskan waktunya untuk melukis seri mengenai air bah.
Di sana terlihat bahwa sebuah kota, masyarakat, militer, hewan hingga gunung sekalipun tak bisa bertahan dari serangan air yang melanda.
Leonardo da Vinci The Deluge Drawings
|
Dok: The Guardian
|
Dan ia akhirnya terpukau dengan kekuatan air sebagai sumber daya alam yang dieksploitasi sekaligus ditakuti.
Maka pada masa-masa pesimisnya, Da Vinci banyak menghabiskan waktunya untuk melukis seri mengenai air bah.
Di sana terlihat bahwa sebuah kota, masyarakat, militer, hewan hingga gunung sekalipun tak bisa bertahan dari serangan air yang melanda.
Claude Monet Flood Waters
|
Dok: The Guardian
|
Sementara itu, Monet sebenarnya bukan salah satu seniman yang senang menggambarkan soal kehancuran dunia.
Namun dalam lukisan lanskapnya kali ini, ia menggambarkan bahwa segala sesuatunya itu tak memiliki kehidupan dan sudah diabaikan.
Pepohonan yang ada, nampak seperti hantu dan tak ada orang yang terlibat disini, ia menggambarkan keindahan setelah tak ada lagi manusia di bumi.
Claude Monet Flood Waters
|
Dok: The Guardian
|
Sementara itu, Monet sebenarnya bukan salah satu seniman yang senang menggambarkan soal kehancuran dunia.
Namun dalam lukisan lanskapnya kali ini, ia menggambarkan bahwa segala sesuatunya itu tak memiliki kehidupan dan sudah diabaikan.
Pepohonan yang ada, nampak seperti hantu dan tak ada orang yang terlibat disini, ia menggambarkan keindahan setelah tak ada lagi manusia di bumi.
Hokusai The Great Wave
|
Dok: The Guardian
|
Ini memang bukan sebuah lukisan yang mendeskripsikan banjir, namun jelas ini juga merupakan sebuah bencana yang besar.
Lukisan ini ia buat pada tahun 1829. Dalam lukisan berombak ini ia menggambarkan sebuah perahu yang tampak ringkih di atas hempasan air laut.
Lukisan ini menggambarkan bagaimana gelombang Tsunami sebelum hadir di dataran.
Hokusai The Great Wave
|
Dok: The Guardian
|
Ini memang bukan sebuah lukisan yang mendeskripsikan banjir, namun jelas ini juga merupakan sebuah bencana yang besar.
Lukisan ini ia buat pada tahun 1829. Dalam lukisan berombak ini ia menggambarkan sebuah perahu yang tampak ringkih di atas hempasan air laut.
Lukisan ini menggambarkan bagaimana gelombang Tsunami sebelum hadir di dataran.
Francis Danby The Deluge
|
Dok: The Guardian
|
Gaya lukisan banjirnya terkesan gelap dan romantis. Ia menggambarkan bagaimana korban-korban yang tersisa coba bertahan dari garangnya arus air yang menyapu dataran.
Pelukis ini memberikan kesan horor yang menyeramkan pada lukisannya, dengan dominasi warna biru, hitam dan hijau.
Francis Danby The Deluge
|
Dok: The Guardian
|
Gaya lukisan banjirnya terkesan gelap dan romantis. Ia menggambarkan bagaimana korban-korban yang tersisa coba bertahan dari garangnya arus air yang menyapu dataran.
Pelukis ini memberikan kesan horor yang menyeramkan pada lukisannya, dengan dominasi warna biru, hitam dan hijau.











































