Wanita 33 tahun ini berpendapat, penari latar merupakan bagian seni tersendiri yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Tanpa kehadiran mereka, pertunjukan kadang monoton.
"Menurutku semua aspek di atas panggung menjadi penting. Mereka (penari latar) membuat panggung jadi lebih hidup," kata Dewi kepada DetikHOT, Kamis (13/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, akan terasa aneh apabila lagu bertempo cepat, seorang penyanyi menari sendirian. Nah, di saat inilah peran penari latar menjadi sangat vital.
"Lihat lagunya dulu seperti apa. Ada lagu yang kalau dipadukan dengan tari akan terlihat lebih indah," ujarnya.
Sejak dulu, Dewi turun langsung memilih penari yang akan diajak satu panggung. Bahkan, sampai membuat sebuah audisi khusus. Selain kemampuan teknis, hal lain yang menjadi pertimbangan adalah faktor kepribadian.
"Skill itu penting, tapi personality lebih penting. Kalau ada penari yang skill-nya bagus, tapi personality-nya jelek, saya akan berpikir seribu persen," katanya.
(fip/tia)











































