Ada Hiburan sampai Diskusi Dalam Sebuah Bazaar

Pesta Kreasi Lokal di Local Fest 2014 (4)

Ada Hiburan sampai Diskusi Dalam Sebuah Bazaar

- detikHot
Jumat, 07 Feb 2014 12:31 WIB
Ada Hiburan sampai Diskusi Dalam Sebuah Bazaar
Dok: Astrid Septriana/detikHOT
Jakarta - Dalam Ajang Local Fest 2014, pengunjung tidak hanya ditodong dengan booth-booth dari bazaar fesyen dan F&B. Mereka juga diajak untuk memahami dan mengapresiasi perkembangan dunia seni di Indonesia, terutama dalam aspek musik dan film.

Pihak penyelenggaranya, Localbrand.co.id mempercayakan aspek keseniannya pada komunitas bernama Studiorama. Xandega Tahajuansya, selaku perwakilan dari Studiorama bercerita banyak kepada detikHOT mengenai apa-apa saja yang ia sajikan selama tiga hari acara berlangsung.

Pastinya total ada sembilan band yang tampil di acara ini, tiga disc jockey dan empat belas film pendek yang disajikan pada acara ini. Tak hanya itu, disini juga ada sesi bincang-bincang dan tanya jawab dengan seniman, musisi dan para pembuat film lokal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenanarnya yang coba disajikan ini musik dan seni yang bagi publik secara luas belum banyak diekspos, jadi ini kesempatan bagus banget karena Studiorama dikasih kepercayaan untuk mengkurasi acara ini," kata Xandega kepada detikHOT (02/02/2014).



"Karena disini kita bisa mengangkat talenta lokal dan menunjukan kepada orang-orang." Untuk sisi pertunjukan musiknya sendiri, Xandega menjeslkan bahwa dalam satu hari para band yang tampil sengaja diangkat yang jalur musiknya berbeda-beda.

Agar lebih berwarna dan pada akhirnya semua bisa dilihat keseinambungannya. Dalam pertimbangan memilih band sendiri, Xandega menjelaskan, ia yang memang berasal dari lingkungan musisi ini melihat mana band yang berpotensi dan memang ia sukai musiknya. "Kita sih yang menurut kita pas dan memang kita sukai musiknya," jelasnya.

"Kita benar-benar coba apa yang kita sukai dan eksperimen untuk jadiin sesuatu yang lebih menarik. Kita disini juga dikasih kebebasan untuk mengolah panggung." Sementara untuk diskusinya sendiri, ini banyak berbicara soal karya-karya yang disajikan oleh para pembuat film dan visual artist.

"Selain membahas konten karyanya, kita juga berikan detail dari proses pembuatan sebuah film," kata Xandega. Tak hanya itu, festival ini juga diisi dengan sesi bincang-bincang soal musik Indonesia.



Ini diisi oleh David Tarigan dari Irama Nusantara dan Ade Paloh dari band Sore. "Mereka bicara soal musik Indonesia yang dari jaman dulu memang kurang diangkat, padahal musik kita sudah bagus dari dulu."

Disini Studiorama menyambut baik maksud dari Local Fest 2014 yang coba berikan pengalaman yang utuh kepada pengunjung, jadi tak hanya soal jual-beli di bazaarnya saja.

Tapi juga berikan sisi seni dan edukasi mengenai kreatifitas lokal. "Local Fest jadi salah satu alternatifnya, karena disini mereka coba berikan keseluruhan aspek, enggak cuma bazaar."

Tahun ini, Studiorama sendiri akan mengisi dua acara besar lainnya. Menurut Xandega, mereka akan lebih fokus lagi pada sisi kolaborasi, yang terjadi antara musisi dengan seniman.

(ass/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads