Pintu Raksasa Di Rumah Irwan Ahmett untuk Shock Theraphy

Rumah Inspiratif Irwan Ahmett & Tita Salina (2)

Pintu Raksasa Di Rumah Irwan Ahmett untuk Shock Theraphy

Astrid Septriana - detikHot
Kamis, 06 Feb 2014 12:34 WIB
Pintu Raksasa Di Rumah Irwan Ahmett untuk Shock Theraphy
Jakarta - Di bagian depan rumah pasangan seniman muda Irwan Ahmett dan Tina Salina, bukan hanya dinding bolong-bolong dari bambu yang memberi kesan berbeda. Kejutan lain muncul pada pintu berukuran sangat besar, memanjang ke atas bak raksasa!

Pintu putih bersih itu diletakkan di sisi paling kiri, bersebelahan dengan bambu-bambu tadi. Menuju ke pintu ada jalanan bersemen yang bisa kita lalui. Pintu ini menjulang setinggi bangunan itu sendiri, yang terdiri dari dua lantai.

Lalu apa ya maksud dibalik keberadaan pintu raksasa ini? Toh sang pemiliknya juga mengaku tak percaya hal-hal seperti feng-shui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sadar bahwa rumah atau studio kami tidaklah besar, dengan menempatkan ukuran pintu yang sangat besar diluar dapat memberikan shock teraphy kepada yang melihat," kata Irwan Ahmett kepada detikHOT (05/02/2014).

Menurut Irwan, pintu yang sangat besar tadi juga bisa membuat orang yang hendak masuk ke rumahnya akan merasa bangunan ini juga cukup besar.



"Memberikan ruang imajinatif yang seolah ruangan kami juga cukup besar, padahal kenyataannya kami hanya memiliki ruang secukupnya saja. Setidaknya dapat membuat orang menjadi 'jiper' kalau mau masuk kerumah kami ha-ha-ha."

Namun karena pintu ini merupakan rancangan khusus, maka tentu saja ini tidak dijual dimana-mana dan konsekuensinya ia harus memutar otak untuk membuatnya sendiri.

"Untuk mewujudkan ukuran pintu yang demikian besar saya mendapatkan gambar dari arsitek lalu bersama-sama dengan teknisi bengkel mencoba untuk memecahkan hal-hal teknis karena ukuran yang tidak biasa tersebut," ujarnya.

Pintu rumah ini juga tak dilengkapi kunci yang umum, dengan material pintu yang terbuat dari besi ini, ia memilih gunakan kunci slot seperti pagar di pintu rumahnya.

Namun sejak tinggal disini sejak tahun 2006, Irwan dan Tita merasa semua masih aman, meski rumahnya sering ditinggal dalam waktu lama. Seperti sekarang ini mereka tengah berada di Jepang untuk residensi.

Selain ada teman-teman dari Jatiwangi Art Factory yang kini tinggal sementara di rumahnya, keamanan dalam komplek rumahnya yang berada di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan itu juga bisa diandalkan. Ia juga memiliki seekor anjing penjaga. "Anjing saya dapat diandalkan untuk menjaga rumah."

Pintu besar ini juga seolah mendukung ide dari rumahnya yaitu keterbukaan, sederhana dan tanpa basa-basi. Pembangunan rumah ini dilakukan dalam dua tahap, yang pertama memakan waktu satu tahun dan begitu juga yang kedua. "Jadi total 2 tahun. Karena anggaran kami terbatas jadi baru bisa lanjut setelah punya waktu dan dana," katanya menjelaskan.




(ass/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads