Ia memberi nama atas karyanya 'Cosmovitral' dan mencampur antara seni linguistik Spanyol dan mural kaca. Interior bangunan berubah dan dipenuhi spektrum kaca berwarna menakjubkan.
"Saat itu, saya menyakinkan pemerintah kota untuk menyelamatkan situs ini. Saya juga membujuk mereka untuk berinvestasi agar ia menjadi taman botani," ujarnya seperti dikutip dari Visual News, Selasa (4/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Flores menggunakan media seni kaca yang menunjukkan hubungan antara manusia dan alam semesta. Untuk mendukung karya artistiknya tersebut, ia menggunakan 45 ton kaca, 25 ton timah dan diperkuat 75 ton logam.

Kaca-kaca tersebut digunakannya untuk membuat mural dan langit-langit kaca mozaik. Di puncaknya, ia juga membuat gambar seorang pria terbakar berjudul 'Hombre Sol' atau 'Sun Man'.
"Maksudnya adalah untuk mewakili umat manusia agar seimbang dan harmoni, dalam kehidupan sesama manusia , Tuhan, dan alam semesta," katanya.
Penggambaran mural kaca ini memang identik dengan kota Toluca. Sekarang, di dalam Taman Botani terdapat 500 jenis tanaman dari seluruh dunia. Setiap tahunnya terdapat ribuan pengunjung, dan 95 persennya berasal dari Meksiko sendiri.
Sejarah bangunan mewah bergaya Art Nouveau ini dibangun pada 1910 lalu. Saat itu, ia menjadi pusat perdagangan seni dan perekonomian bagi Toluca. Kini, bangunan 'Cosmovitral' telah mengubah 'sebuah pasar seni' menjadi ekologi perkotaan.
(tia/utw)











































