"Biasanya kalau lagi di kos-kosan, dia pasti tidur sama gue. Kecuali kalau lagi musim kawin kucing, dia bisa enggak pulang tiga hari. Jadi kaya sahabat, pacar juga kali ya. Ha...ha...ha...," kata Eric kepada detikHOT, Minggu (2/2/2014).
Agar tak repot membersihkan bulu yang menempel, mantan wartawan media cetak nasional itu melapisi koran di atas sprei, lengkap dengan handuk. Seringkali, jika Eric sedang di depan laptop atau nonton TV pun, Momo kerap mendekati manja. Minta tidur di dekat kaki, paha, atau ketiak.
"Kalau dia ngantuk biasanya langsung duduk ke pangkuan gue. Paling suka bobo di bagian paha atau kalau enggak bagian ketiak. Mungkin karena hangat kali ya. He-he," ujarnya.
Satu hal lagi kebiasaan Momo yang tak bisa dilupakan. Kucing ini selalu mengantar Eric keluar rumah meski sudah diberi makan. Dia akan memandang sang tuan hingga hilang di kejauhan. "Kalau gue mau keluar kosan, entah kerja atau kemanapun, Momo pasti ikut sampai depan gerbang. Terus dia lihat gue sampai gue nyampe depan gang," kata Eric.
Lulusan Universitas Indonesia itu bahkan berat pindah kos hanya karena kucing. Dia merasa kasihan jika membawa Momo ke tempat baru. Takut tidak senyaman tempat sekarang.
"Kasihan kalau dia dibawa ke tempat baru yang enggak seluas dan seenak sekarang. Di sini kan dia sudah tahu lingkungannya. Nanti kalau dibawa ke tempat lain malah stress di gue dan dia juga," ujarnya.
(fip/utw)











































