Uniknya semua bagian dari tulang belulang karyanya ini terbuat dari barang-barang tak terpakai, termasuk beberapa oleh-oleh murah untuk turis. Ia juga memanfaatkan barang dari toko amal Ramstage.
Ia juga membuat parade dari binatang kecil di sekeliling patung orangutan, berupa gajah, buaya dan singa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak karya Stephen yang memang terinspirasi dari kegelisahan akan lingkungan hidup, ia pernah membuat karya soal bagaimana binatang terbunuh di jalanan atau ditembaki karena jadi bagian dari kegiatan olah raga manusia.
Suvenir turis ini menurutnya jadi salah satu hal yang merusak habitat para binatang, ini seringkali terbuat dari kayu eboni juga mahogani.
"Ada ironi yang mengasumsikan jika kita beli suvenir ini, kita seolah ikut mendukung suaka alam, tanpa disadari ini sebenarnya bantu merusak habitat mereka."
Karya orangutan ini akan dipamerkan pada Art14Fair, Olympia, London bulan depan. "Orangutan juga sangat dekat dengan manusia, aku khawatir jika kita tak bisa menyelamatkannya, kita juga bisa melakukan hal itu pada seluruh penduduk dunia."
(ass/utw)











































