Sayang, Banyak Kolektor Suka Beli Kaset Pita, Tapi Malas Merawatnya

Kabar Nasib Kaset Pita di Era Digital (4)

Sayang, Banyak Kolektor Suka Beli Kaset Pita, Tapi Malas Merawatnya

Tia Agnes Astuti - detikHot
Jumat, 17 Jan 2014 11:46 WIB
Sayang, Banyak Kolektor Suka Beli Kaset Pita, Tapi Malas Merawatnya
Alat penggulung pita. (Tia Agnes Astuti/detikHOT)
Jakarta - Mencintai suatu hobi sampai berambisi untuk mengumpulkannya memang lumrah terjadi. Sayangnya tak banyak orang yang rajin merawat koleksinya.

Termasuk dalam bidang kaset pita yang kini kian langka didapati. Menurut humas Komunitas Pecinta Musik Indonesia (KPMI), Jose Choa Linge, biasanya mereka hanya rajin membeli dengan harga berapa pun tapi malas merawatnya.

"Coba tanyakan gimana caranya membersihkan kaset yang kena jamur. Atau bagaimana caranya waktu pertama beli kaset dan ngecek kasetnya kualitas bagus atau tidak," kata penerima penghargaan Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia tahun 2012 ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pastinya, hal tersebut tidak diketahui oleh kebanyakan para kolektor kaset. Hal yang sama juga dikatakan oleh Ridwan, pemilik dari toko d'jadul, di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan.

"Orang cuma tahu caranya gulung pita kaset pakai pensil. Tapi sebenarnya pakai alat penggulung ini lebih mudah," katanya kepada detikHOT Senin (13/1/2014) lalu.

Kebiasaan malas merawat atas barang yang menjadi hobinya, kata Ridwan, memang banyak terjadi. Ia selalu memberi tahu cara membersihkannya tiap kali kedapatan pembeli yang baru datang ke tokonya maupun yang masih tergolong muda.

Alasan lainnya dari malas merawat koleksi kaset pita adalah kesibukan yang dimiliki oleh para kolektor. "Kalau saya di toko, selalu dengarkan kaset yang saya punya. Biar enggak jamuran dan kualitas suaranya bagus," ujarnya.



Kolektor kaset lainnya, Haris Wirawan yang juga berprofesi sebagai wiraswasta di suatu perusahaan juga mengalami kendala tak punya waktu membersihkan koleksinya. "Paling cuma weekend saja saya sempet," katanya kepada detikHOT.

Ia memang menyukai membeli kaset apa pun yang belum dimilikinya. Bahkan ia pergi ke Blok M Square hampir tiap minggu dan menghabiskan uang sekitar Rp 1 juta. Namun hal itu tak menjadi soal baginya.

Ketika ditanya apakah ia langsung mendengarkan kaset yang baru dimilikinya? Sambil tertawa ia mengatakan tak mungkin semua kaset langsung didengarnya. "Ha..ha..ha.. paling satu atau dua kaset dulu. Yang lainnya nanti-nanti. Trus saya langsung masukin di boks," imbuhnya.

(tia/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads