"Kalau di penerbit besar, penulis dapat royalti antara 5-10 persen. Di kami bisa 50 persen. Jadi, cukup menggiurkan," kata Ika kepada DetikHot, Minggu (12/1/2014).
Penulis tidak hanya menjual sendiri bukunya, melainkan akan dibantu secara profesional. Seperti melalui media online dan distribusi ke toko buku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami punya distributor yang memasarkan di toko buku. Nanti ada laporan ke penulis per tiga bulan," ujar wanita yang akrab disapa Yayas itu.
Distributor, lanjut Yayas, biasanya mematok persentase keuntungan 60 persen dari harga jual, sehingga penulis hanya akan mendapat sisanya sebesar 40 persen.
Lalu, dimana penerbit mengambil untung? Ya, murni dari jasa paket pencetakan buku saja. "Kami kan jual jasa, jadi keuntungannya langsung dari jasa yang dipakai," katanya.
(fip/utw)











































