Kolaborasi Motif Toraja dan Gambaran Masa Depan

Biennale Desain dan Kriya Indonesia 2013 (3)

Kolaborasi Motif Toraja dan Gambaran Masa Depan

Astrid Septriana - detikHot
Jumat, 03 Jan 2014 09:50 WIB
Kolaborasi Motif Toraja dan Gambaran Masa Depan
Audrey Aledya Chaerunissa. (Astin Septriana/detikHOT)
Jakarta -

Ada beberapa pakaian yang ikut ditampilkan di ruang pameran Biennale Desain dan Kriya Indonesia 2013 di Galeri Nasional, Jakarta Pusat.

Salah satunya adalah pakaian yang didominasi warna putih dengan potongan-potongan geometris.

Keapikan yang ditawarkan oleh desainernya, Audrey Aledya Chaerunissa datang dari ide soal gambaran masa depan.

Tak heran tema pada karya yang ia angkat ini dinamakan 'Envisage' yang dirangkum menjadi koleksi Tekno-Budaya.

"Ini artinya membayangkan atau melihat masa depan dari gambaran di dalam pikiran," ujarnya kepada detikHOT (28/12/2013). "Saya selalu membayangkan apa yang dibutuhkan orang lain di masa depan."

Untuk membuat karya yang dipampang pada Biennale ini, Audrey mengaku hanya perlu waktu sekitar dua pekan. Motif geometris yang lekat pada karyanya, ia jelaskan terinspirasi dari segitiga yang pada dasarnya memiliki tiga sisi berbeda.

Baginya ini merepresentasikan soal kehidupan nyata, kehidupan virtual dan dimensi lain dari kehidupan. "Dan semua imajinasi liar dituangkan dalam desain yang didominasi oleh bentuk segitiga," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Ada pula bahan bermotif geometris yang muncul dalam sebuah karya tiga dimensi. Yakni dengan menggabungkannya dengan motif Toraja sebagai detil. Audrey memilih motif Toraja karena corak ini cenderung didominasi dengan bentuk geometri yang sangat cocok dengan konsep karyanya.

Untuk mengadaptasi motif Toraja, Audrey pun perlu melakukan riset mendalam sebelumnya. "Saya harus mengubah kesan motif yang konvensional menjadi kontemporer tanpa harus merubah bentuk dan filosofinya."

***

Lulusan sekolah mode Esmod ini menceritakan bagaimana ia bisa menjadi salah satu peserta di ajang bergengsi Biennale Desain dan Kriya Indonesia 2013. "Saya mendapat undangan dari Bapak Taruna Kusmayadi, salah satu kurator di acara ini," tutur Audery.

Dengan ikut berpartisipasi pada Biennale Desain dan Kriya Indonesia yang pertama ini, Audrey mengaku bisa mendapatkan banyak pengalaman baru. Disini ia bisa berkarya dengan para seniman Indonesia yang menurutnya hebat.

"Sangat senang melihat orang lain menghargai karya saya karena itu menjadi sebuah motivasi saya untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi."

Audrey sendiri mengawali dunia desain pakaian karena sejak kecil ia telah hobi melukis. "Saya juga sangat tertarik dengan dunia fashion. Lalu saya kombinasikan semua hobi itu dengan menjadi fashion designer," ungkap Audrey.





(ass/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads