Seniman yang sudah melakukan pameran lukisan bersama dan tunggal ini tergabung dalam Jakarta Art Lab, yaitu wadah komunitas fotografi, seni rupa, instalasi, dan sebagainya.
"Sudah berdiri tiga tahun yang lalu, dan sekretariat kami di Joglo. Kami kumpul dalam ranah seni untuk saling belajar satu sama lain," katanya kepada detikHOT Sabtu (14/12/2013) lalu.
Di komunitas ini, pria lulusan Akademi Drama dan Film (ASDRAF) Yogyakarta dan seni Institut Seni Rupa Indonesia (ISI) Yogyakarta ini belajar cara membuat make up spesial effect.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil ajarannya ini langsung ditularkan kepada murid-muridnya. Serta mereka kembali mengajarkan kawan-kawannya kembali.
Untuk membuat make up spesial effect dengan sayatan luka pisau di wajah, ia cukup dandan selama 15 menit. Namun, jika untuk keseluruhan kepala, waktunya bisa mencapai dua jam.
Seperti yang dilakukannya ketika detikHOT berkunjung ke standnya di Festival Cikini 2013, saat itu Tommy sedang mendadani muridnya. Ia ingin membuat luka bawah yang sudah bernanah. Di tambahkan dengan luka bakar yang gosong.
"Kami juga membuat cetakan jari atau juga tangan dari campuran bahan silikon. Hasilnya menakjubkan seperti aslinya," ujarnya.
Untuk membuatnya pun mudah sekali dan bisa diajarkan kepada para pemula. Meski berpusat di Joglo, Jakarta Barat, namun bagi Anda yang tinggal di kawasan Jalan Cikini Raya, jangan kuatir. Mulai tahun depan, Jakarta Art Lab akan juga membuka cabangnya di Menteng Huis, Cikini.

(tia/utw)











































