Hari Ini, Buku Antologi Bengkel Penulisan Naskah Drama Diluncurkan

Hari Ini, Buku Antologi Bengkel Penulisan Naskah Drama Diluncurkan

- detikHot
Rabu, 11 Des 2013 13:55 WIB
Hari Ini, Buku Antologi Bengkel Penulisan Naskah Drama Diluncurkan
Dok: Tia Agnes/detikHOT
Jakarta - Untuk pertama kalinya, tahun ini komite Teater-Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menyelenggarakan Bengkel Penulisan Naskah Drama yang dipimpin sutradara Teater Satu Lampung, Iswadi Pratama.

"Buku antologi ini adalah hasil dari pelatihan selama 2 bulan sebelum Festival Teater Jakarta berlangsung," kata Ketua komite Teater DKJ, Dewi Noviami saat peluncuran buku yang berlangsung hari ini (11/12/2013) di Teater Jakarta, TIM Jakarta Pusat.

Buku setebal 337 halaman ini memuat 12 naskah drama yang sebelumnya sudah dibedah bersama. "Awalnya ada 15 orang yang mendaftar tapi saat proses pembengkelan 2 orang mundur dan 1 orang tidak merampungkan naskahnya."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dewi, pelatihan sebanyak 8 kali pertemuan tersebut dianggapnya masih kurang. Banyak dari segi tata bahasa dan gramatikal yang diabaikan oleh para penulis naskah drama teater.

"Naskah drama teater itu bukan hanya mengeluarkan bayangan tokoh-tokoh yang akan bicara di atas panggung. Tapi harus bisa merekonstruksi ide cerita dengan bahasa yang baik dan benar," ujarnya.

Sedangkan menurut pemateri Bengkel Penulisan Naskah Drama Iswadi Pratama, sejak awal dimulainya pelatihan ada dua syarat utama bagi seorang penulis naskah drama. Pertama, diterima sebagai karya tulisan. Kedua, sebagai karya yang akan dipanggungkan.

"Beberapa drama seperti 'Rajam' karya Ferdi, 'Tik' karya Budi Yasin Misbach, 'Jakarta Karikatur', dan 'Struktur Rumah Tangga Kami' tidak begitu bermasalah dengan kaidah penulisan drama. Mereka bisa mengembangkan tema, karakter, konflik, gaya bahasa, dan bentuk yang digunakan," kata Iswadi.

Para penulis naskah drama ini terdiri dari lakon 'Carok' (Arung Wardana), 'Kuda Lumping Antorium' (Anto Ristargi), 'TIK' (Budi Yasin Misbach), 'Relief Tanpa Dinding' (Dadang Badoet), 'Siluet Kota Hitam' (Dediesputra Siregar), 'Struktur Rumah Tangga Kami' (Dendi Madiya), 'Rajam' (Ferdi Firdaus), 'Veteran' Gultom Tewe, 'Namaku Nama' (Herlina Syarifudin), 'Dalimin' (Imam Ma'arif), 'Lastri Sang' Pelacur' (Irawita), 'Jakarta Karikatur' (Yustiansyah Lesmana)

Buku antologi ini dijual dengan harga Rp 50 ribu dan bisa dibeli selama Festival Teater Jakarta (FTJ) berlangsung. Selamat membaca!

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads