Seorang seniman asal Korea Selatan, Jee Young Lee, 30 tahun berhasil membuat kamar-kamar fantasi surealistik yang disebutnya dengan 'stage of mind'. Ia hanya membuatnya dalam sebuah studio kecil di Seoul berukuran 360 x 410 x 240 sentimeter.
Kini, hasil imajinasi yang menggabungkan karya desainer, pemahat, seniman instalasi, dan fotografer dipajang di Galeri OPIOM, Perancis.
"Saya sudah membuatnya sejak tahun 2007 dan berdasarkan dongeng tradisional, mimpi, cerita, dan menggunakan alat peraga yang luar biasa," katanya seperti dikutip dari Daily Mail.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di antaranya, karya berjudul 'I'll be Back'. Karya ini mengacu kepada kisah di mana harimau mengejar anak-anak yang putus asa hingga ke dalam sumur. Dewa menurunkan tali dari langit, dan anak-anak melarikan diri.
Sedangkan karya 'Last Supper' terinspirasi dari lukisan jamuan terakhir Yesus Kristus. Namun ia mengilustrasikannya oleh ratusan tikus berlari menuju sepiring keju.

Karya 'Resurrection' menunjukkan harapan kembali. Serta ia mendapatkan ide dari novel Korea yang berasal dari Dinasti Chosun. Ceritanya tentang seorang wanita muda yang mengabadikan dirinya untuk ayangnya yang buta.
Ada pula karya Lee yang tampak tenggelam di antara bunga Lili. Lain lagi, dengan 'Panic Room' dan 'Treasure Hunt' yang didasarkan kenangan masa kecil Lee.
"Objek berputar dan terbang ke segala arah, sehingga pusing dan tak masuk akal. Kalau Treasure Hunt itu berumput seperti Taman Eden dan butuh waktu kerja tiga bulan, seperti di Alice in Wonderland," katanya.
Lee adalah lulusan dari Universitas Hongik Seoul, Korea Selatan. Ia menerima beberapa penghargaan seni termasuk Art Prize Sovereign 2012 dan dijuluki seniman berbakat dari Korea.
(tia/utw)











































