Kombinasi Arsitektur Tanaman di Hotel Singapura

Kombinasi Arsitektur Tanaman di Hotel Singapura

- detikHot
Selasa, 10 Des 2013 12:17 WIB
Kombinasi Arsitektur Tanaman di Hotel Singapura
Hotel Indigo, Singapura (dok. Independent)
Jakarta - Sebuah hotel di Singapura mendesain bangunannya dengan kombinasi tanaman di dalamnya. Ini merupakan kombinasi dari buatan manusia dan alam yang menjadi tren di Asia dan sekitarnya.

Lantaran tren arsitektur ini, hotel yang bernama Parkroyal ini dijadikan tuan rumah bagi The World Architecture Festival yang berlangsung pekan depan.

Ia masuk dalam kategori hotel bersama 15 nominasi lainnya di seluruh dunia. Termasuk struktur beton bernama Brutalist di London, dan hotel tradisional terbuat dari kayu yang menghadap Gunung Fuji di Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kriteria umum arsitektur hotel ternama adalah kualitas desain yang meliputi penampilan. Pendekatannya juga kami lihat seperti lingkungan, konteks budaya," kata Direktur program festival, Paul Finch seperti dilansir dari Independent.



Menurutnya, tidak semua arsitek bisa menggunakan garis bersih dan bahan modern di desainnya. "Beberapa ada yang memilih bahan material tradisional," ujarnya.

Sementara, banyak hotel yang juga menggunakan bahan material kaca dan alumunium. Paul mengatakan bangunan bertingkat tinggi cenderung memakainya karena biaya, nilai, efisiensi energi, dan usia gedung.

Selain hotel Parkroyal, ada juga Indigo Hotel di Hong Kong yang menggunakan kombinasi arsitektur, desain interior, dan lansekap.







(tia/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads