Karena Alasan Agama, Lukisan Vulgar di Berlin Dilarang Dipamerkan

Karena Alasan Agama, Lukisan Vulgar di Berlin Dilarang Dipamerkan

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 20 Nov 2013 17:01 WIB
Karena Alasan Agama, Lukisan Vulgar di Berlin Dilarang Dipamerkan
Jakarta - Lantaran alasan agama, lukisan karya seniman Susanne Schueffel di Berlin dilarang dipamerkan. Alasannya sederhana yakni takut menyinggung warga Muslim yang tinggal di sana.

Insiden ini justru memicu perdebatan antara seni artistik dan sensivitivitas agama. Menurut American Foreign Press, sebuah pusat pendidikan orang dewasa mengatakan lukisan disensor karena menghormati warga Muslim di Jerman.

"Kami takut karya ini akan mengejutkan para mahasiswa Muslim di Berlin dan mencegah mereka menghadiri kelas," kata Wakil Kepala Sekolah, seperti dilansir dari Huffington Post Selasa (19/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan ini dikritik oleh berbagai kalangan yang menganggap justru menghambat kebebasan dalam seni. Seperti dari anggota dewan kota Juliane Witt.

"Keputusan ini jangan dilihat dari sudut pandang negatif. Tapi harus juga dipikirkan dari sudut seniman dan mahasiswa Jerman lainnya," katanya.

Bahkan Asisten Profesor Sejarah Seni di USC, Sean Roberts mengatakan banyak warga muslim yang besar di Berlin, Jerman, dan seluruh dunia tidak tersinggung dengan lukisan anatomi manusia.

Ia juga menegaskan terhadap perbedaan antara pameran lukisan yang dipamerkan dalam museum dan galeri. Serta yang berada di area publik.

"Keputusan menyensor karya Susanne bukanlah sensor dari pihak kurator museum," ujar Sean. Tapi soal pendapat yang berbeda mengenai apa yang cocok dipajang karya seni di publik.

Kini, kedua belah pihak dan pengamat seni di Berlin sedang mendiskusikan mengenai lukisan karya Susanne.


















(tia/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads