Untuk memasuki pameran ini, para tamu perlu membentuk antrian di galeri tersebut, masuk ke dalam ruang berisi sorot-sorot cahaya kecil, bernama ruang Infinity Mirrored.
Konsep dari seniman berusia 84 tahun ini menggambarkan ruang tersebut sebagai jiwa dari cahaya jutaan tahun. Ruang setelahnya tak kalah unik. Berisi tentakel-tentakel dengan spot polkadot khas Yayoi, dan ditambah dengan gema suara dari Yayoi di seluruh ruangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin bekerja sama dengan Anda untuk membuat ini jadi kenyataan, untuk mengantarkan nikmat dari seni, cinta dan damai ke banyak orang yang menderita dan tidak punya kesempatan untuk menikmati seni," kata Yayoi, dilansir dari Huffington Pos (19/11/2013).
Kanvas Yayoi dipenuhi oleh berbagai warna dan bentuk dari bola mata, polka dot, garis yang diwarnai neon nan terang benderang. Visi dan ambisi Yayoi sepanjang perjalanan seninya adalah untuk mewujudkan dunia yang damai, solider dan kebahagiaan universal di semua penjuru semesta.
Seniman asal Jepang ini, telah lama memilih untuk tinggal di sebuah rumah sakit psikiatris di Jepang, dan ia menyebut ini sebagai rumah. Ia bahkan berujar bahwa kematiannya akan segera datang.
(ass/utw)











































