Hitunglah ada berapa banyak acara kesenian di kawasan Kota Tua Jakarta? Tiap akhir pekan, di sana terdapat komunitas manusia patung yang berkostum dan bisa potret bersama pengunjung.
Atau jika hari masih siang, terkadang di depan Museum Fatahillah terdapat pertunjukkan kesenian daerah seperti Reog Ponorogo, tari topeng, dan sebagainya.
Chairman Board of Advisor Jakarta Endowment for Art and Culture, Goenawan Mohamad mengatakan nantinya akan ada ada 30 pementasan publik dan mendatangkan 190 seniman Indonesia serta seluruh dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuannya adalah agar bisa menarik pengunjung sekitar 800 orang tiap bulannya. Nantinya, seniman pertama yang akan pentas adalah Jay Subiakto dan timnya.
"Kami ingin mengulangnya lagi untuk di Fatahillah," katanya. Pihaknya pun akan bekerja sama dengan institusi dan universitas seni yang ada di Jakarta.
Untuk kegiatan pementasan ini, pihaknya akan membuatnya di akhir pekan. Lantaran saat itu, banyak warga Jakarta yang libur kerja dan punya waktu untuk keluarga.
Pentas seni yang nantinya akan digarap Goenawan bersama tim, tak hanya akan ada pagelaran teater saja, namun ia akan membuat hal yang berbeda. Seperti video mapping, visualisasi, pencahayaan tiga dimensi, dan ditambah dengan teknologi modern masa kini.
"Maksudnya untuk ceritakan sejarah Kota Tua, agar orang datang ke sana, tak hanya satu kali. Kita mau membuat Kota Tua bergerak dengan indah," katanya.
(tia/ass)










































