"Kain batik warna kuning, maling celengan gede banyak isinya. Hati-hati mencuri duit, salah-salah ketangkep basah KPK," ujar pria tersebut disambut derai tawa penonton.
Ia adalah Budi Ros. Salah satu pemain dari lakon kecil Teater Koma berjudul 'Raibnya Celengan Majapahit' di Museum Nasional akhir bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benda tersebut adalah milik dari putri seorang raja. Sang putri sangat menyayangi celengannya dan menganggapnya sebagai harta karun. Ketika hartanya hilang, ia mencari ke sana dan ke mari.
"Di mana celenganku? Di mana?" tanyanya kepada seluruh penonton yang hadir. Saat itu, ada sekitar 150an pengunjung yang datang mengunjungi museum.
Tak ada yang menjawab. Tak jauh dari sana, Budi berdiri. Ia masih memegang celengan yang tertutup kain. "Ada apa, putri raja. Mengapa kau mencari celengan yang hilang itu?" tanyanya.
Lantas wanita bernama Sekar Dewantari itu menjawab pertanyaan Budi. "Itu hadiah dari ayahku. Jika hilang, matilah aku di tangannya."
Itulah penggalan adegan dari pentas Teater Koma kala itu. Salah satu pendiri Teater Koma Ratna Riantiarno mengatakan pementasan mini ini adalah bentuk kepedulian mereka terhadap benda sejarah.
"Selama ini kita datang ke museum untuk lihat koleksinya atau melihat apa saja yang ada di sana. Tapi sekarang, ada apresiasi yang berbeda," ujarnya kepada detikHOT beberapa waktu lalu.
Pentas ini pun dinilainya cukup unik. Pasalnya, para anggota Teater Koma harus pandai dan lihai mendongeng menceritakan skenario. Serta singkatnya waktu yang ditampilkan yakni sekitar 15 menit.
"Itu waktu yang sedikit untuk pentas kecil. Makanya kami tertantang, apakah bisa dalam waktu 15 menit tapi pesan sejarahnya sampai ke pengunjung," kata istri dari sutradara Nano Riantiarno ini.
Ratna bersama tim Teater Koma dan Akhir Pekan di Museum berharap bisa menampilkan sisi sejarah yang berbeda. "Waktu sedikit, tapi semoga mereka bisa ngerti maksudnya apa," ujarnya. Serta pentas tiap dua pekan sekali diharapkan juga akan berlanjut sampai tahun mendatang.
(tia/utw)











































