Tingkatkan Jumlah Pengunjung, Mal Bikin Acara Seni Dan Budaya

Seni Instalasi di Mall (3)

Tingkatkan Jumlah Pengunjung, Mal Bikin Acara Seni Dan Budaya

Firda Puri Agustine - detikHot
Rabu, 13 Nov 2013 11:47 WIB
Tingkatkan Jumlah Pengunjung, Mal Bikin Acara Seni Dan Budaya
Jakarta - Banyak cara yang dilakukan manajemen mal untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Salah satunya dengan menggelar acara bertema seni dan budaya.

Grand Indonesia Shopping Town misalnya. Mal yang terletak tepat di jantung kota Jakarta ini dalam beberapa waktu terakhir sering mengadakan kegiatan tersebut. Baik melalui kerjasama pihak ketiga, atau inisiatif sendiri.

Public Relations Staff Grand Indonesia Shopping Town Devyani Anggrainy mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melestarikan seni dan budaya Indonesia agar tidak punah dimakan zaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Kami memang berkomitmen penuh untuk mendukung kemajuan seni dan budaya Indonesia. Bagaimana mengedukasi pengunjung bahwa seni dan budaya kita itu menarik dan menyenangkan," kata Devy, Senin (11/11/2013).

Komitmen ini, lanjutnya, tidak setengah-setengah. Karena Grand Indonesia hanya ingin memfasilitasi kegiatan kebudayaan yang bertemakan Indonesia. Lain dari itu, beda cerita.

"Ya, kami dukung penuh, tapi khusus (kebudayaan) Indonesia. Waktu itu juga ada area permanen khusus art, Art District. Sekarang ada Galeri Indonesia Kaya," ujarnya.

Devy menjelaskan, tidak setiap bulan kegiatan budaya ada di sini. Namun, kehadiran Galeri Indonesia Kaya mendapat respon yang luar biasa dari masyarakat.

"Respon bagus banget. Mereka teredukasi juga terhibur karena mempelajari budaya Indonesia kini makin modern dan menyenangkan," katanya.

Pusat perbelanjaan fX Sudirman pun tak mau kalah. Mulai tahun ini mereka mengagendakan bulan Oktober sebagai bulan kegiatan budaya. Terakhir, digelar pergelaran wayang dalam mal.

Associate Vice President for Marketing Communication fX Sudirman Edho Alhabasya mengatakan pemilihan Oktober lantaran meneruskan agenda tahun sebelumnya, Indonesia Young and Creative Week.



"Tahun lalu kami merilis Indonesia Yound and Creative Week. Tahun ini dicetuskan untuk sekaligus merayakan perayaan nasional Sumpah Pemuda," ujarnya.

Selain respon yang bagus, kegiatan seni tersebut diakui sangat berpengaruh dalam mendongkrak jumlah dan minat pengunjung mal.

"Iya, karena belakangan hal-hal seperti ini sudah menjadi hal yang langka sehingga menarik sebagian besar kalangan untuk datang dan menikmati kegiatan ini," kata Edho

(fip/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads