Jajang C.Noer Ingat Pernah Momong Anaknya Ketika Latihan di Teater Koma

Jajang C.Noer Ingat Pernah Momong Anaknya Ketika Latihan di Teater Koma

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 23 Okt 2013 09:55 WIB
Jajang C.Noer Ingat Pernah Momong Anaknya Ketika Latihan di Teater Koma
Dok.Image Dynamics
Jakarta - Bagi aktris senior Jajang C.Noer, 61 tahun berada di dunia teater merupakan pengalaman yang mengasyikan. Sekaligus menjadi dunia awal ia belajar akting.
 
"Saya main teater ini dari masih gadis, sampai sekarang sudah janda," katanya usai jumpa pers pementasan Teater Koma bertajuk 'Ibu' di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Selasa (22/10/2013).
 
Jajang yang seumuran dengan Ratna Riantiarno ini juga mengatakan awal belajar akting adalah ketika berada di teater. "Kami bagus ini yah karena latihan tiap hari, berjam-jam lamanya. Tidak seperti artis stripping yang naskah baru ada hari itu juga."
 
Dari beberapa lakon yang pernah dipentaskannya bersama Teater Koma, ada pengalaman yang tak pernah dilupakannya. Saat putrinya, Nitta Nazyra Noer masih balita, ia dilarang oleh suaminya untuk sering keluar rumah, khususnya bermain teater. 


 
"Tapi saya nekat, saya bawa Nazyra keluar. Saya ajak ke tempat latihan. Saya lagi akting di panggung, dia nangis terus. Ya sudah, saya gendong saja sambil akting," kata istri dari sutradara Arifin C.Noer.
 
Kejadian tersebut lantas tak segera dilupakannya. Berbagai banyak pelajaran pernah didapatkan dari teater. Termasuk untuk akting-aktingnya di film.
 
Menurutnya, Teater Koma sudah bisa regenerasi dari setiap angkatan. Sekarang sudah menghasilkan empat orang sutradara yang mumpuni, termasuk putra dari Nano dan Ratna yakni Rangga Riantiarno.
 
"Ini satu-satunya teater yang bagus di Indonesia. Nano itu sutradara yang selalu mendetil, artinya enggak mendikte. Dia membutuhkan tiap pemain dan kru untuk konsentrasi penuh, makanya saya sekarang sudah enggak pernah diajak main. Karena ada film terus, ha..ha..ha..," ujarnya.
 
Jajang menceritakan suatu hari ia mendapatkan peran di lakon Rumah Dialog. Pementasan itu salah satu yang terunik baginya. Pasalnya ia tak dikasih dialog sama sekali.
 
"Lho saya juga kaget, kok enggak ada. Dari dulu, saya ini terkenal artikulasinya memang buruk sekali," kata Jajang.
 
Wanita kelahiran Paris ini pun harus mengikuti sang sutradara, Nano, ke mana pun dia pergi. "Kecuali ke WC, karena saya harus merespon arahannya. Saya juga cuma dikasih hapalkan kata fi dan fa, tapi harus fokus. Konsentrasi penuh semuanya dan latihan minimal 3 bulan," ujarnya.

(tia/utw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads