Pohon Ketapang Kencana, Si Peneduh di Kandang Jurank Doank

Bermain di Kandang Jurank Doank (4)

Pohon Ketapang Kencana, Si Peneduh di Kandang Jurank Doank

Tia Agnes Astuti - detikHot
Kamis, 17 Okt 2013 13:20 WIB
Pohon Ketapang Kencana, Si Peneduh di Kandang Jurank Doank
Arena Slink (Setengah Lingkaran) yang diteduhi ketapang kencana. (Tia Agnes/detikHOT)
Jakarta -

Pendiri Kandang Jurank Doank, Dik Doank, punya cara jitu untuk membuat teduh sekolah alam miliknya. "Biar neduhin dan enggak buat jadi gersang dan panas, ditanamlah ketapang kencana," kata staf pengurus, Indah Nirmala kepada detikHOT.

Pohon ketapang kencana sudah terlihat sejak ada di pintu masuk. Pepohonan ini menghiasi di lokasi depan kantor Doank hingga ke tempat bermain Slink (Setengah Lingkaran).

Mengapa pohon ini dipilih? Menurut Indah, semakin tinggi pohon tersebut, dedaunannya akan makin lebar dan meneduhkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Tahun 2008, Om Dik banyak beli bibitnya dan ditanamlah awalnya di Slink. Di situ, masih gersang banget," katanya.

Pasalnya, lokasi ini ketika awal dibangun memang masih tandus. Dik pun ingin membuatnya rindang. Jerih payahnya memang berbuah hasil.

Pohon ketapang kencana memang membuat teduh di Kandang Jurank Doank yang mempunyai luas satu hektar. Namun, Indah lupa ada berapa pohon yang ditanam oleh pengurus dan Dik.

"Saya lupa, tapi paling banyak itu di Slink. Lihat, pohon ketapang kencana di depan kantor. Sekarang sudah tinggi dan bikin teduh panggung," ujar Indah.



Pohon ini adalah tumbuhan khas yang gampang dijumpai di kawasan Asia Tenggara kecuali di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Pada umumnya, tingginya bisa mencapai tiga meter dengan lebar batang sebesar 1,5 meter.

Cabangnya yang tubuh ke samping atau mendatar dan seperti bertingkat-tingkat memiliki keunikan tersendiri. Banyak orang juga menyebutkan sama seperti bangunan pagoda.

Tak hanya batang dan dedaunannya saja yang unik, tapi jika sedang berbunga akan terdapat bunga-bunga kecil yang berwarna hijau dan kuning. Buahnya juga berbentuk seperti telur gepeng.



Jenis ketapang kencana atau yang memiliki bahasa ilmiah Terminalia ini yang paling sering ditanam di halaman rumah. Pertama kali dikembangkan di Madagaskar.

Banyak pohon jenis ini juga ditanam di sisi-sisi jalan dan kompleks perumahan modern bernuansa tropis. "Karena alasan itulah, Om Dik menanamnya."




Β 




(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads