Tapi apa yang terjadi dengan penyakit mental. Ketika hanya gejala psikologisnya saja yang bisa dirasakan dan dilihat, seringkali sulit menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Lalu muncul berbagai stigma terhadap para pengidap sakit mental yang seringkali tidak tepat betul. Misalnya saja depresi yang sering kali digambarkan sebagai anjing hitam,
Karenanya Toby Allen, seniman asal Cornish, Inggris mencoba membuat visualisasi yang berbeda akan beberapa jenis penyakit mental. Dia menggambarkannya seperti seekor monster.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi bukan monster sembarangan. Delapan penyakit yang digambarkan adalah kecemasan, depresi, schizofrenia, kecemasan sosial, avoidant personality disorder, borderline personality disorder, paranoia dan dissociative identity disorder. Masing-masing digambarkan sesuai dengan kondisi yang biasanya dirasakan oleh pengidap.
"Seni ini tidak dimaksudkan untuk membuat penyakit ini jadi sesuatu yang remeh," kata Allen seperti dilansir Daily Mail. "Tapi justru membuat penyakit mental ini lebih terasa nyata hingga semoga mudah dihadapi sebagai sebuah entitas fisik."
Allen berharap dengan menggambar bentuk rekaan penyakit ini akan mengurangi stigma yang sering menimpa pengidap penyakit mental. Bahkan lebih jauh, bentuk rekaan ini bisa jadi humor untuk lebih bisa memahami penyakit ini.

Sebagai orang yang juga akrab dengan masalah kecemasan, Allen pertama kali menggambarkan monster penyakit ini. Dia menggambarkan monster penyakit kecemasan cukup kecil untuk duduk di bahu pengidap dan membisikkan hal-hal negatif di telinga pengidapnya.
Monster kecemasan ala Allen muncul dalam warna gelap untuk menggambarkan serangannya pada pengidap. Sementara monster kecemasan sosial punya warna yang lebih pucat, karena lebih sering penyakit ini tersembunyi dalam diri pengidapnya.
Beberapa monster penyakit mental rekaan ini memiliki kulit yang keras, untuk menunjukkan betapa defensifnya sikap para pengidapnya.

"Monster Avoidant Personality Disorder hampir mirip dengan kecemasan sosial. Kecuali bahwa Avoidant Personality Disorder lebih suka muncul seperti gemar bertengger di pepohonan," kata Allen. Karenanya Allen menggambarkan Avoidant Personality Disoder dengan sayap seperti daun untuk menyaru di antara sekumpulan manusia.
Borderline Personality Disorder, disebut sebagai penyakit yang paling lembut tapi juga paling sinis. Monster ini senang membuat pengidapnya berada di kerumunan dan membangkitkan emosi pengidapnya. Karenanya Allen mendesain monster penyakit ini dalam warna dingin, bening dan terlihat seperti es.
Monster schizofrenia ala Allen, adalah monster yang paling bertampang kejam. Karena karakternya yang gemar memanipulasi pengidapnya. Schizofrenia juga dikenal sebagai penyakit yang suka menimbulkan halusinasi, mengendalikan dan mempengaruhi pengidapnya.

Monster depresi digambarkan punya kemampuan mengambang dengan mudah dengan mata tertutup yang membuat penderita tak perlu melihat dunia. Monster ini akan merangkulkan ekornya yang berlendir di pundak pengidapnya untuk menularkan depresi kepada pengidap. Sembari menghisap energi positif pengidap.
Gambaran Allen tentang monster Dissociative, bisa menyaru apapun yang diinginkannya. Seperti kecemderungan pengidap penyakit ini yang gemar meniru kepribadian orang.
Terakhir adalah paranoid yang dilukiskan Allen seperti punya radar untuk mendeteksi bahaya dalam jarak jauh. Allen melukiskannya dalam bentuk telinga dan hidung yang panjang.

"Aku menerima banyak pesar dari pengidap penyakit mental yang aku coba ilustrasikan bentuknya ini. Mereka mengatakan betapa gambaran ini membantu mereka untuk berpikir dengan cara yang lebih positif," kata Allen.
(utw/utw)











































