"Kayak jodoh-jodohan saja. Suka sama desainnya, tapi lingkungannya enggak suka. Suka lingkungannya, tapi rumahnya sempit atau jarak antar tetangga terlalu dekat. Macam-macam," kata Indra saat ditemui di rumahnya kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2013).
Sebelum memutuskan beli rumah yang sekarang ditempati, suami Aldila Jelita itu sudah berkeliling dan melihat-lihat rumah di kawasan lain. Sempat ingin memilih apartemen, niat tersebut diurungkan karena sang istri lebih suka tinggal di rumah biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertimbangan memilih rumah di Bintaro cukup banyak. Pertama, kemudahan akses dan dekat dengan rumah orangtua Indra di Radio Dalam, Jakarta Selatan. Rumah itu sekaligus dijadikan tempat usaha travel agent miliknya.
"Di sini kan enggak terlalu jauh sama Radio Dalam, enggak jauh juga dari tempat keseharian aktivitas," ujarnya.
Hal lain yang tak kalah penting adalah rumah harus sesuai dengan keinginan dan kenyamanan penghuni. Entah itu menyangkut desain maupun lingkungan sekitar. "Yang pasti harus nyaman ya. Sesuai sama hati," kata Indra.
Sebagai bentuk investasi, harga rumah pun perlu diperhatikan. Pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1977 ini mengaku rumah tersebut ia beli seharga Rp 2,8 miliar. Itu harga tiga tahun lalu.
"Itu tahun 2009. Aku enggak beli tunai-lah. Nyicil juga kali. Sekarang harganya sudah melonjak hampir Rp 4 miliar di daerah sini," ujarnya.
Meski keuntungan berinvestasi properti cukup menggiurkan, Indra belum tertarik menambah rumah lagi dalam waktu dekat. "Fokus di rumah ini saja dulu. Inginnya sih nanti ingin beli apartemen buat investasi," katanya.

(utw/utw)










































