Pameran Seni Potongan Tubuh Manusia Ala Seniman Inggris

Pameran Seni Potongan Tubuh Manusia Ala Seniman Inggris

Tia Agnes Astuti - detikHot
Jumat, 04 Okt 2013 16:47 WIB
Pameran Seni Potongan Tubuh Manusia Ala Seniman Inggris
Jakarta - Sebuah kasur springbed berwarna putih tampak melorot dari posisinya. Di bagian sisi kiri diletakkan dua buah melon laiknya payudara.

Sedangkan di sisi bawahnya lagi terdapat ember besi terkelupas yang sengaja diposisikan miring. Tak jauh, juga ada dua buah jeruk yang di tengahnya diletakkan mentimun.

"Pameran instalasi retrospektif karya terbaru Sarah Lucas tampak seperti toko sampah. Tapi aku rasa itu adalah pujian, bahkan kita sudah menunggunya sejak lama," kata kolomnis Alastair Sooke seperti dilansir dari Telegraph Jumat (4/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun ini, Lucas, seniman asal Inggris ini mempamerkan 55 karya seninya. Ia menyelenggarakannya di Galeri Whitechapel, London Timur. Lucas memulai karirnya sejak 1989. Sejak usia 16 tahun, ia sudah memfokuskan diri dalam dunia seni.

Terlihat dari berbagai studi yang dijalankannya. Di antaranya sekolah seni The Working Men's College (1982-1983). Dilanjutkan di London College of Printing (198301984) dan lulus sebagai sarjana jurusan Fine Art di Goldsmith's College (1984-1987)

Karir yang dimulainya sejak 1989 ini selalu menggunakan objek seni visual simbol seks. Lucas yang juga disebut sebagai Young British Artist ini lahir pada 1962.



Lucas terkenal lihai mendapatkan inspirasi dari berbagai produk rumah tangga dan sekitarnya. Seperti dari sepatu kulit yang sudah usang, ember yang mengelupas, lampu neon, toilet duduk, hingga tanah liat yang dibentuk menyerupai potongan tubuh manusia.

Seperti karya patung berjudul 'Bitch' (1995). Lucas meletakkan sebuah meja kayu dan ada potongan tubuh manusia yang merangkak. Ia pun memasangkan kaos oblong berwarna putih.

Karyanya dinilai konfrontatif, vulgar, kasar tapi juga dianggap lucu dan menarik. Selain itu, karya Lucas lainnya juga tampak berduri dan agresif. Seperti sepasang sepatu bots yang diberi nama Dr. Martens (1991).

Di pameran tersebut, juga terdapat karya berjudul Sex Baby Bed Base (2000). Di sana terdapat lemon yang menyembuh dari balik dalam kaos oblong. Tapi di bawahnya justru terdapat alat kelamin pria.

Sooke menyebutkan deskripsi seni visual Lucas terkadang memang terdengar menjijikkan dan kasar. Tak jarang banyak seni visualnya melambangkan seks. "Tapi apa yang saya sukai dengannya adalah efek kebebasan di dalamnya. Ia tak meninggikan seni, tapi juga menaruhnya di lantai, tak selalu di dinding," katanya.

Meski berbagai karyanya terlihat menggunakan bahan-bahan ringan dan memakai simbol seks, tapi bagi penyelenggara dari pameran Young British Artish ini mengatakan karya Lucas masih akan relevan hingga 100 tahun mendatang.

(tia/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads