Salah satunya ketika mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush datang ke Indonesia. Banyak orang mengecam karena arogansi sang pemimpin. Tapi, dimata ibu tiga anak ini, Bush berbeda.
"Ternyata Bush itu simpatik dan ramah sekali. Tidak seperti yang disangka banyak orang," kata Rafika ketika ditemui di The Plaza, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika biasanya penyanyi dan pengisi acara yang meminta foto pada tamu negara, maka kali ini terbalik. Justru Bush yang melakukan itu tanpa sungkan atau menjaga wibawa.
"Saya kaget sekali waktu itu tahu-tahu Bush naik ke panggung dan menyalami kami semua. Malah dia juga yang minta foto bersama katanya 'ayo semua ikut foto'. Sangat tidak menyangka bahwa Bush ternyata tidak seperti yang dibilang banyak orang," ujarnya.

Momen saat mendiang pemimpin Palestina, Yasser Arafat berkunjung ke tanah air pun masih membekas. Ketika itu ada agenda resmi di malam hari yang mewajibkan para tamu negara memakai jas. Namun, Arafat cuek saja.
"Dia justru tetap memakai pakaian kebesarannya lengkap dengan pistol di pinggang dan penjagaan sangat ketat. Hanya dia satu-satunya orang yang malam itu tidak pakai jas," kata Rafika.
Hampir sama dengan Bush, Arafat merupakan sosok yang ramah serta simpatik. Murah senyum dan mau bersalaman dengan banyak orang selain pejabat negara.
"Arafat baik ya. Ramah juga. Dandanannya paling nyentrik," ujarnya.
(utw/utw)










































