grafis, layar digital juga iklan, pernahkah kita mencoba melihat lebih
dalam apa yang dikandung oleh tiap lini itu?
Bukan pemaknaan semiotik dari grafis simbol-simbol yang tersadur dalam
sebuah produk siap pakai. Fotografer dan desainer grafis, Andi Ari
justru mengajak kita mengintip setiap titik-titik yang tertata hingga
membentuk sebuah gambar nan utuh.
Idenya berangkat dari kamera yang ia miliki. Kamera tersebut bisa
mengambil gambar makro. "Jadi bisa memotret dengan jarak yang paling
dekat, ini membuat dot pixel-nya bisa tertangkap dengan kamera," ujar
Andi Ari Setiadi kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dengan pengambilan gambar flora ataupun fauna. Andi Ari memilih untuk
memotret kemasan-kemasan produk yang sehari-hari dikonsumsi masyarakat
urban.
Pengerjaan proyek fotografi ini memakan waktu sekitar satu tahun tiga
bulan. Akhirnya pada 26 - 29 September lalu, ia menggelar pameran
bertajuk Dot Pixel ini di acara FGD Expo 2013, hall B, Jakarta
Convention Centre. Andri Ari juga telah merilis karya ini dalam terbitan buku fotografi.
"Kalau kita melihat warna itu kan kumpulan dari dot pixel. Ini
merupakan bentuk penghargaan bentuk sampai ke titik yang terkecil,"
tuturnya. Namun, karya Andi Ari kali ini, bukan hanya sekedar
mengangkut produk-produk yang dekat dengan keseharian dan menyajikan
bentuk visual yang baru.
Karya ini juga membuka wacana untuk pemaknaan yang lebih dalam. Oscar
Motuloh, Penanggung Jawab Galeri Foto Jurnalistik Antara dan kurator
Dot Pixel menuturkan interpretasinya atas karya ini.
"Satu lidi tak berarti apa-apa untuk membersihkan apa-apa untuk
membersihkan pekarangan. Namun saat ratusan lidi dapat disatukan, dia
segera menjadi kekuatan yang mampu menyapu bersih seluruh lantai,"
ujar Oscar Motuloh dalan sekapur sirih buku Dot Pixel.
Oscar menjelaskan, saat jutaan pixel menghimpul diri, maka kita
berhadapan dengan koloni dot-pixel yang membentuk koloni visual pada
beragam citra karya fotografi yang utuh, dimensif dan berkarakter."Andi Ari Setiadi mencoba membalikkan pembacaan dot-pixel itu melalui sentuhan fotografi."
(utw/utw)











































