Douglas Kirkland adalah fotografer kawakan di lingkungan Hollywood. Usianya kini sudah mencapai 79 tahun. Tapi dia masih terlihat bugar dan belum berniat untuk pensiun. Dia malah baru saja kembali dari Perth untuk memotret Olivia Palermo untuk fashion line-nya.
Kepada Mail Online, pria yang sudah enam dekade berkarir di Hollywood ini mengisahkan perjalanannya saat memotret hampir satu juta selebritas di Hollywood. Termasuk di antaranya Audrey Hepburn, Coco Chanel dan Brigitte Bardot.
Namun Kirkland juga sempat memotret para bintang masa kini seperti Nicole Kidman, Monica Bellucci dan Rooney Mara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bisa dikata Kirkland adalah saksi dari evolusi selebritas, sekaligus juga menangani langsung para bintang itu saat bertransformasi.
Beberapa pekan lalu, Kirkland baru saja meluncurkan buku memoarnya berjudul 'A Life in Picture: The Douglas Kirkland Monograph.
Pria kelahiran Toronto, Kanada ini mulai menuai ketenaran sejak memotret Marilyn Monroe untuk majalah Look pada perayaan 25 tahun majalah itu di tahun 1961.
"Selera kita saat ini lebih banyak pada sisi kehalusan," kata Kirkland menjelaskan fenomena obsesi masyarakat akan sentuhan airbrush dan photoshop pada sebuah potret. "Di foto tak ada orang yang punya kerutan, jerawat atau apapun di wajah mereka."

Ia menganggap sentuhan teknologi pada hasil foto wajah sejumlah selebritas masa kini yang sebenarnya tak membutuhkannya hampir terlalu mahal.
"Sayangnya banyak orang, pria dan wanita, yang berpikir bahwa kesempurnaan adalah jika tak ada kerutan, lubang pori-pori di wajah. Padahal itu memberikan kesan gengsi yang tak realistis. Orang jadi merasa tak sempurna jika tak memiliki kehalusan itu."
Kirkland yang sempat memotret bintang film ikonik macam Elizabeth Taylor, Catherine Deneuve dan Judy Garland, dinilai berhasil menangkap kesan kebebasan dan perasaan terhalus yang kini sulit ditemui.
Kirkland punya kesempatan memotret banyak bintang itu karena sempat 11 tahun bergabung dengan majalah gaya hidup Look.

"Tapi semua itu adalah evolusi," kata Kirkland, yang tahun lalu masih membuat foto 30 nomine Oscar untuk The Academy of Motion Picture Arts and Sciences.
"Semua orang mengharapkan kehalusan, dan kami bisa melakukannya juga. Aku juga akan menghaluskan tampilan orang dengan cara yang minor. Tapi aku tak akan secara total mengubah mereka. Aku tak ingin membuat orang tampak seperti boneka plastik. Tapi sayangnya itu adalah soal selera."
Buku karya Kirkland, 'A Life in Pictures: The Douglas Kirkland Monograph' adalah buku berbahasa Inggris pertama yang mendapat penghargaan Book of the Year di Milan's Book Fair.
Buku Kirkland ini berisi koleksi fotonya termasuk foto-foto dari set 160 film, seperti The Sound of Music, Out of Africa,
Titanic, Moulin Rouge! dan The Great Gatsby).
Masyarakat dan penggemar karyanya kata Kirkland sering bertanya tentang komentar Kirkland tentang kondisi saat ini. "Apa yang aku kerjakan di tahun 1960, setengah abad lalu tidak bisa aku lakukan saat ini," katanya.
"Kondisi lapangan sudah sangat berubah. Anda harus beradaptasi dengan apapun yang Anda lakukan. Itu adalah kenyataan hidup, Anda harus jadi orang berbeda dibanding masa lalu."
Bagi mereka yang tertarik pada dunia fotografi, Kirkland punya sedikit saran: "Jangan hanya mengikuti apa yang terjadi 40 atau 50 tahun lalu, atau bahkan tahun lalu. Anda harus berpikir bagaimana mencari jalan keluar lain yang berbeda, maka Anda akan bisa melakukan apapun."
Baz Luhrman, sutradara film The Great Gatsby dan teman lama Kirkland akibat sering kerja bareng di lokasi syuting film dengan bergurau mengatakan saat dewasa dia ingin jadi seperti Kirkland.
"Yang membedakan Kirkland dengan fotografer lain adalah kemampuannya untuk menangkap karakter dan drama yang berlangsung dibalik kamera," kata sutradara asal Australia itu. "Kirkland memiliki perasaan yang akurat tentang manusia, kecantikan dan hidup. Dia bisa bercerita tanpa sebuah cerita."

(utw/utw)











































