Misterius, Ada Wayang Bisa Berkedip Sendiri di Museum Wayang Kota Tua

Karnaval Wayang Sedunia 2013 (5)

Misterius, Ada Wayang Bisa Berkedip Sendiri di Museum Wayang Kota Tua

Firda Puri Agustine - detikHot
Rabu, 28 Agu 2013 14:14 WIB
Misterius, Ada Wayang Bisa Berkedip Sendiri di Museum Wayang Kota Tua
Jakarta -

Seorang lelaki muda datang bersama dua orang kawan. Satu wanita, satu pria. Ketiganya tampak asyik mengamati koleksi wayang yang terpajang apik di Museum Wayang di kawasan Kota Tua, Jakarta, Selasa (27/8/2013).

Mereka adalah mahasiswa Fakultas Sastra Belanda Universitas Indonesia. Datang hanya karena iseng ingin melihat-lihat seperti apa isi museum tersebut. "Ini yang pertama kali sih. Penasaran katanya ada banyak peninggalan serta bahasa Belanda," kata Rizki, 20 tahun.

Lain lagi dengan Wita, 20 tahun, yang sudah beberapa kali mengunjungi museum yang sudah berdiri sejak tahun 1968 ini. Bukan fanatik dengan wayang, ia hanya penikmat seni. "Saya suka sama segala macam kesenian. Menurut saya wayang tuh unik karena jenisnya banyak banget, filosofinya juga dalam," ujar Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cerita serupa diamini Fairus yang sudah dua kali berkunjung kesini. Dia terkesan dengan berbagai jenis wayang yang ternyata tidak hanya berasal dari Indonesia, juga Rusia, Polandia, dan negara lain.

Tapi, ada pengalaman yang tak terlupakan bagi pemuda berusia 21 tahun ini. Saat pertama kali masuk ke dalam museum beberapa waktu lalu, bulu romanya berdiri lantaran dia melihat salah satu wayang boneka yang matanya berkedip.

"Saya pikir salah lihat, tapi teman saya juga punya pengalaman sama. Nggak tahu ya apa memang 'hidup' atau halusinasi saja," kata Fairus.

Meski begitu, dia sama sekali tidak takut atau trauma datang kembali. Baginya, mengunjungi museum adalah suatu kegiatan menyenangkan yang bisa menambah wawasan sejarah. "Saat itu sih seram juga, tapi kan bukan berarti nggak mau datang lagi. Ini saya kesini nemenin teman," ujarnya.

Apresiasi terhadap wayang juga diberikan oleh wisatawan asing yang sedang berlibur ke Jakarta. Kawasan Kota Tua, termasuk Museum Wayang menjadi salah satu tujuan menarik.

Else Van Valden dan Merijke Van Valden adalah kakak beradik asal Belanda yang suka dengan kebudayaan di Indonesia. Wayang menjadi perhatian tersendiri karena dari rupanya terlihat unik.

"Ya, saya tahu wayang. Lucu, unik, keren. Tapi, jujur saja saya tidak bisa menikmati pertunjukannya karena tidak mengerti bahasa yang digunakan (bahasa Jawa)," kata Merijke yang belum lama menonton pergelaran wayang di Yogyakarta.

Selain Jakarta, dia pun menyukai kota-kota lain di Indonesia seperti Denpasar, Bandung, dan Yogyakarta. Seni dan budaya yang ada di tanah air membuatnya jatuh cinta. Belum lagi karakteristik masyarakat yang sangat ramah. "Disini suasananya hangat. Semua orang tersenyum, menyapa. Menyenangkan," ujarnya.

(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads