Meski Mendunia, Eko Tetap Sederhana Tinggal di Yogyakarta

Eko Nugroho Untuk Louis Vuitton (4)

Meski Mendunia, Eko Tetap Sederhana Tinggal di Yogyakarta

- detikHot
Rabu, 24 Jul 2013 14:31 WIB
Meski Mendunia, Eko Tetap Sederhana Tinggal di Yogyakarta
Scarf rancangan Eko Nugroho di butik Louis Vuitton
Jakarta - Menjadi satu-satunya desainer Indonesia yang dipilih dalam koleksi syal edisi terbatas alias limited edition Louis Vuitton jelas membuat Eko Nugroho bangga.

Namun kebanggaan itu tampak tak membuatnya jumawa. Kebersahajaan khas pria Yogyakarta masih tampak kental dalam penampilannya. Dengan postur tinggi badan khas pria Indonesia, Eko yang kerap mengkuncir rambut panjangnya itu berbicara dengan tutur bahasa yang halus dengan aksen Jawa yang kental.

Tapi jangan tanya soal karya dan prestasinya. Sejumlah pergelaran internasional pernah diikuti. Beberapa diantaranya RALLY : Contemporary Indonesian Art, Jompet Kuswidananto & Eko Nugroho di National Gallery, Victoria, Australia, X Biennale de Lyon : Spectable of the Everyday, dan Trans-figuration : Indonesian Mythologies di Espace Culturel Louis Vuitton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, melanglang buana sampai benua orang tak lantas menghapus ingatan akan kampung halaman. Kemanapun berkarya, pria berusia 36 tahun ini selalu rindu kembali ke Yogyakarta.

"Saya cinta Yogya. Lahir dan besar di sana. Pasti nggak bisa dilepaskan dari kota itu," kata Eko di butik Louis Vuitton, Plaza Indonesia, Selasa (23/7/2013).

Dia bilang, lebih menyukai tinggal di sana. Bahkan, menyepi di sebuah desa di pinggiran di daerah Bantul, Yogyakarta. Aktivitas kesehariannya, tak jauh dari melukis. "Saya tinggal di desa, hidup saya menggambar. Sejak dulu juga bikin kartun, patung," ujar pria yang kelihatan agak gugup berhadapan dengan media massa itu.

Lebih dari itu, Eko sama saja seperti orang lain yang menjalani hidup bertetangga dan bersosialisasi. Tak jarang ikut kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar. "Keseharian saya ya biasa saja. Menggambar, berkesenian, bertetangga, dan bersosialisasi," katanya.

(fip/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads