Berikut rangkaian kisah perjalanan sang perupa yang dituturkan kepada detikHOT.
Banyak orang bilang, jadi seniman tak punya masa depan cerah. Hanya melukis dan berkesenian, mustahil dapat penghasilan besar. Tapi, Eko Nugroho membuktikan bahwa kalimat itu salah besar.
Seniman asal Yogyakarta ini baru saja berkolaborasi dengan merek fashion internasional Louis Vuitton untuk produk scarf yang dijual terbatas atawa limited edition. Louis Vuitton yang sering disingkat LV ini hanya hanya memproduksi 500 buah karya Eko di seluruh dunia.
Tentu saja hal tersebut bukan prestasi pertama. Sebelumnya, Eko sudah sering menggelar pameran, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Sejumlah penghargaan pun tak luput disematkan. Lalu, apa rahasianya?
"Pertama harus semangat. Jangan pernah putus asa dalam kondisi apapun," kata Eko di butik Louis Vuitton, Plaza Indonesia.
Dia melanjutkan, perasaan semangat akan melahirkan ide untuk terus berkarya. Sekecil apapun karya yang dibuat, jangan pernah diremehkan. Suatu saat karya kecil itu mampu menjadi besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal kedua yang mampu membawa kesuksesan adalah fokus pada apa yang dikerjakan. Pekerjaan yang membawa cinta serta minat secara personal.
Terakhir, kedepankan disiplin sebagai bagian dari profesionalitas. Menurut Eko, orang yang sukses adalah orang yang mampu menghargai orang lain dan bersikap profesional dalam bekerja.
"Fokus dan tetap berpikir positif. Sebisa mungkin jauhi hal-hal yang akan merugikan diri kita sendiri," katanya.
(fip/utw)











































