'Pameran Seni dalam Kaligrafi Islam II' akan hadir di TIM mulai 15 hingga 27 Juli di Galeri Cipta II. Kaligrafi mengandung arti 'tulisan indah'. Kaligrafi Islam biasanya identik dengan huruf Al-Qur'an. Kelenturan huruf Al-Qurβan merupakan peluang bagi seniman untuk mengolah irama, bentuk serta warna. Teknik dan media pun menjadi pertimbangan agar makna dalam kaligrafi yang bersumber dari huruf Al-Qurβan lebih terasa dan indah.
Sejumlah besar generasi lama seniman lukis kaligrafi sudah banyak yang wafat. Tapi, karya mereka tetap meninggalkan jejak yang tak pernah luntur. Semisal karya pelukis besar Abdul Djalil Pirous (ITB) Bandung, Amri Yahya ASRI (Yogyakarta), Hendra Buana (Yogyakarta), Amang Rahman (Surabaya), hingga Rastika (Cirebon). Karya-karya mereka itulah yang akan dihadirkan kembali dalam pameran kali ini. Ditambah, tentu saja, karya-karya baru dari seniman lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari setelah pameran tunggal Idris Brandy dibuka, pada Kamis (4/7) digelar konser musik jazz yang akan menghangatkan Jakarta. Dinamai sebagai jazz 'Unit Asia', pertunjukan ini digelar di Teater Kecil, TIM, pukul 19.30 WIB.
'Unit Asia' merujuk pada jazz yang dimainkan oleh musisi papan atas dari beberapa negara ASEAN. Antara lain Isao βSANKICHIβ Mayoshi (guitar), Koh Mr Saxman (saxophone/Thailand), Tay Cher Siang (piano/Malaysia), Shigeki Ipon (bass) dan Tsuruya Tomoβo (drum). Kelompok jazz ini lahir atas prakarsa The Japan Foundation.
Kelompok musik ini telah menghasilkan album yang direkam dari Asia Tenggara Tour 2008. Pada Nopember 2010 mereka tampil di Cairo, (Mesir), Ankara (Turki), dan India. Penampilan terbaru mereka, Februari 2013 lalu, adalah rangkaian tur di Madrid, Barcelona, Roma, dan Cologne. Maka kini, saatnya Anda menyaksikannya di Jakarta!
(mmu/mmu)











































