Jumlah tersebut memang sengaja ditambah tiga kali lipat dari jumlah penari yang tampil di Singapura dan Jakarta. "Kalau di Jakarta cuma tampil 82 penari, di Solo tiga kali lipatnya. Ada 300 penari yang terlibat nanti," ujar Moza kepada detikHOT, Minggu (9/9/2012).
Ukuran panggung yang akan mementaskan kisah kepahlawanan dan cinta antara Pangeran Sambernyowo dan Rubiyah pun lebih luas. Mengambil lokasi di halaman istana Mangkunegaran, Solo, Matah Ati kali ini memang akan tampil lebih spesial dari pementasan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Solo sendiri, Matah Ati dihelat untuk mendukung pertemuan akbar konferensi kebudayaan se-Asia Pacific (FACP) yang ke 30. Pentas yang digelar sejak tanggal 8 September hingga 10 September 2012 itu juga disaksikan oleh 200 delegasi internasional dari 28 negara yang mengikuti FACP.
(doc/ich)











































