'Semut Merah' menurutnya sangat mewakili pesannya yang berharap setiap orang bisa saling menghargai. Pesan tersebut memang ingin diangkatnya melihat masih banyaknya gesekan-gesekan yang terjadi di masyarakat.
"Kalau di Indonesia saya melihatnya suka disudutkan. Jadi kalau sudah tua itu agak disingkirkan. Kita harus seperti apa yang kita punya, bukan harus mengikuti atau menyodorkan, harus pakai tanktop atau apalah. Makanya saya membina," ungkapnya saat ditemui usai syuting acara TV Hitam-Putih di Studio Hangar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya saya mau bikin Semut Merah. Jadi, nanti keinginan saya pemerintah bisa mengambil acara ini sebagai peringkat seni budaya untuk para pelancong atau turis," harapnya.
(nu2/mmu)











































