Opera Diponegoro Serukan "Hijrah Kultural"

Opera Diponegoro Serukan "Hijrah Kultural"

- detikHot
Kamis, 03 Nov 2011 17:18 WIB
Opera Diponegoro Serukan Hijrah Kultural
Jakarta - Masterpiece karya koreografer Sardono W Kusumo 'Opera Diponegoro' akan dipentaskan lagi. Kali ini, Sardono tak ingin hanya bertindak sebagai penata tari, melainkan pemikir budaya yang menyerukan hijrah kultural. Apa itu?

Menurut Sardono, Perang Diponegoro bukanlah sekedar perang personal seorang pangeran Jawa abad ke-19 terhadap kesewenang-wenangan Belanda. Melainkan, sebagai pertempuran sengit tak kunjung habis antara kemanusiaan dan kesewenang-wenangan yang lebih luas.

Itulah sebabnya, judul pergelaran pun diganti menjadi 'Jawa War 1825-0000'. Melalui opera ini, Sardono ingin menyampaikan bahwa pertempuran terbaik terhadap penindasaan apapun hanya bisa dilakukan dengan perlawanan kultural.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu sebabnya kita memerlukan semacam hijrah kultural. Dan saya tak cuma ingin jadi koreografer dalam Java War 1825-0000 namun lebih tampak tampil sebagai 'pemikir budaya' yang menggunakan terutama tari sebagai medium," ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2011).

'Jawa War 1825-0000' akan dipetaskan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, 11 - 13 November 2011. Tanggal 11 November dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun kelahiran Pangeran Diponegoro, yang lahir di Yogyakarta dan meninggal di Makassar.

Dengan menggandeng Iwan Fals sebagai penata musik, dan Happy Salma sebagai salah satu pemain, Sardono berharap masyarakat bisa menyaksikan kembali karyanya yang pertama kali dpentaskan pada 1995 itu. Bagi masyarakat yang belum pernah menyaksikan versi aslinya, tentu pertunjukan ini akan menjadi sesuatu yang baru.

Begitu pun bagi Happy Salma yang terlibat sebagai salah satu pemain. "Mas Don memberikan keleluasaan pada saya. Tapi justru itu yang kadang membuat saya bingung. Karena kadang sok tahu, nervous, ya itu prosesnya. Sampai sekarang masih terus berproses. Sampai nanti tabirnya dibuka dipanggung ya itu jadinya," terang Happy.


(mmu/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads