Terkenal sebagai MC dan presenter on air maupun off air, Choky Sitohang juga memiliki bisnis di bidang kuliner dan pendidikan. Sudah tiga tahun bisnis roti sehatnya berjalan, belum lama ini dia juga merintis sekolah public speaking yang memberikan seminar dan corporate training.
Kesuksesan Choky di dunia MC dan presenter selama ini tak lepas dari penampilannya yang selalu terjaga. Tampil prima dalam balutan busana formal dan tatanan yang rapi membuat aura karismatiknya semakin kuat. Choky selalu memastikan kebersihan sepatu yang dikenakannya untuk meeting maupun memandu acara.
“Saya suka sepatu baik yang bertekstur glossy maupun doff. Untuk perawatan, saya menggunakan shoe polish yang sudah terkenal dari jaman Opung saya yaitu Kiwi Shine & Protect. Setelah dibersihkan, saya menggunakan Kiwi Liquid Shine & Protect untuk lapisan terakhir,” kata Choky yang mulai terjun ke dunia televisi sejak tahun 2002 tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecemerlangan Choky di bidang karir diimbangi dengan kebahagiaan keluarga kecilnya. Sejak menikah dengan Melissa Aryani pada 18 Juni 2010, pasangan ini sudah dianugerahi satu anak perempuan bernama Chelsea Abigail Victoria Sitohang. Bagi khalayak umum, Choky Sitohang merupakan sosok pria sukses.
Namun apakah pria kelahiran Bandung 31 tahun lalu ini benar merasa sudah sukses? Apa definisi kesuksesan seorang pria menurut Choky Sitohang? “Menurut saya, kesuksesan seorang pria adalah ketika kita berhasil mencapai tujuan hidup. Seperti hidup kita, tujuan harus panjang dimana tidak akan berhenti di satu titik tapi berkembang dalam pemantapan visi. Inilah yang menjadi tolak ukur kesuksesan seorang pria,” kata Choky.
“Apa yang menjadi tujuan harus benar, jangan buat tujuan itu adalah memiliki gaji Rp 5 juta lalu dikatakan sukses. Ketika sudah mendapatkan gaji Rp 5 juta, maka dia akan merasa tidak ada lagi yang perlu dicapai. Apalagi ketika seorang pria sudah punya kendaraan sendiri, keluarga, laluy apa lagi? Hidupnya akan kurang gairah. Sesungguhnya tidak ada sesuatu yang kecil dan kotak untuk mendefinisikan kesuksesan seorang pria,” lanjut pria yang hobi nge-gym dan main basket itu.
Ketika ditanya apakah sudah merasa mencapai kesuksesan, Choky mengaku dia masih menjalani tujuan hidup. “Dalam setiap fase kehidupan saya, ada banyak kesuksesan. Ketika dapat satu program TV, itu kesuksesan. Ketika saya mulai dikenal sebagian kalangan, itu sebuah kesuksesan. Kemudian saya naik ke level dimana viewers semakin banyak dan program saya meledak, itu suatu kesuksesan baru. Demikian juga ketika saya mendapat klien baru dalam meeting atau corporate training, itu juga kesuksesan,” paparnya.
“Ketika saya menikah, dianugrahi seorang anak perempuan, istri saya baik dan mengasihi saya, keluarga kecil saya hidup bahagia, ini salah satu kesuksesan yang lain dalam hidup saya. Saya dan istri percaya kami punya tanggung jawab untuk anak kami supaya lebih berhasil daripada kami. Investasi untuk studi dan pernikahannya kelak, ini masih jadi tanggung jawab kami,” pungkas Choky.
Kiwi, Karena Sukses Berawal dari Bawah
(adv/adv)










































