Fakta-fakta Menarik dari Film '99 Cahaya di Langit Eropa'

Fakta-fakta Menarik dari Film '99 Cahaya di Langit Eropa'

- detikHot
Rabu, 02 Okt 2013 15:35 WIB
Fakta-fakta Menarik dari Film 99 Cahaya di Langit Eropa
Jakarta - Film '99 Cahaya di Langit Eropa' produksi Maxima Pictures melakukan seluruh pengambilan gambar di negara-negara Eropa seperti Austria, Spanyol, Turki, dan Prancis. detikHOT sempat mengunjungi lokasi syuting di Wina. Apa saja hal menarik dari penggarapan film tersebut?


Menapaki Sejarah Islam di Eropa

Film '99 Cahaya dilangit Eropa' adalah sebuah film yang mengangkat perjuangan para pelajar di negeri orang dalam mempertahankan keyakinan, cinta, dan prinsip di tengah sekulerisme Eropa, yang dibalut dengan persahabatan, konflik, dan pengungkapan misteri peradaban Islam.

Dalam film ini diperlihatkan sisi lain Eropa yang bukan sekadar tempat untuk berjalan-jalan. Eropa menyimpan sejarah kejayaan Islam di masa lalu, yang mungkin belum banyak diketahui penonton Indonesia.

Pesan Menjadi Agen Muslim yang Baik

Menjadi agen muslim yang baik, itulah salah satu pesan yang ingin disampaikan dalam film ini. Bagaimana karakter Hanun (Acha Septriasa) belajar dan berusaha menunjukkan cahaya Islam melalui perilakunya, dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin.

Sebagai muslim yang hidup di negara sekuler, dan menjadi minoritas, justru Hanum menemukan cahaya Islam.

Visual Cantik Khas Eropa

Selain cerita, salah satu yang menjadi nilai jual dalam film ini adalah pemandangan yang memanjakan mata penonton. Banyak lokasi-lokasi cantik dari empat negara Eropa yang siap disuguhkan kepada penonton. Mulai dari Bukit Kahlenberg yang menyuguhkan pemandangan cantik kota Wina yang dibelah sungai, hingga ikon-ikon bersejarah lainnya dari kota tersebut.

Selain itu, film ini juga mengambil tempat tentang peninggalan islam di Cordoba, Spanyol, Turki, hingga Museum Louvre di Prancis.

Arsitektur Megah yang Memanjakan Mata

Gedung-gedung megah bak sekolah di Harry Potter? Arsitektur khas Eropa dengan detail rumit dan klasik, menjadi daya tarik dalam lokasi yang diambil untuk film ini.

Seperti Universitas Wina yang megah dengan ruangan besar dan tinggi bak istana. Lokasi tersebut menjadi set kampus karakter Rangga yang diperankan Abimana Aryasatya.

Selain itu, gedung-gedung dengan desain unik, terhampar di hampir tiap lokasi di luar ruangan, serasa mengajak penonton ikut berjalan-jalan ke Eropa.

Debut Akting Fatin

Fatin Shidqia Lubis menjalani debut aktingnya di '99 Cahaya di Langit Eropa' dengan tampil sebagai cameo. Seperti apa penampilan Fatin di film itu, dan bagaimana ia bisa meyatu dengan cerita? Saksikan filmnya pada 5 Desember mendatang.

Raline Shah Berhijab

Raline Shah bertransformasi menjadi wanita berhijab dalam film ini. Ia berperan sebagai Fatma, wanita muslim Turki yang hidup di Wina, dan menjadi sahabat dari karakter Hanum. Fatma menjadi mentor sekaligus rekan Hanum dalam berpetualang menemukan jejak-jejak peninggalan Islam di Eropa.

Adaptasi dari Novel Best Seller

Film yang diproduksi Maxima Pictures diadaptasi dari buku novel true story best seller '99 Cahaya di Langit Eropa' karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra.

Film akan mengangkat wajah Islam modern, yang tak hanya bisa dinikmati oleh penonton muslim saja, tetapi seluruh umat manusia.

Sebagai film yang mengangkat tentang Islam modern, salah satu penulis buku, Hanum Salsabiela Rais akan mengajak banyak desainer muda berbakat untuk unjuk gigi dalam menampilkan karya busana muslimnya. Mereka Dian Pelangi, Ria Miranda, Jenna Hara, Alfita Ratna, Rani Hatta, dan masih banyak lagi.



Halaman 2 dari 8
(ich/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads