DetikHot

viki

Harrison Montgomery

Jumat, 25 Mei 2012 09:30 WIB  ·   - detikHOT
Jakarta - \"\"<\/a>Film dengan latar distrik Tenderloin, San Francisco, biasanya penuh dengan seks dan dunia mafia pengedar obat-obatan. Yang terakhir ini tentu saja benar dalam kasus ini, tapi di film ini, seks telah diganti dengan sesuatu yang inspiratif.Di tengah keruwetan hidup di San Franciscoseorang pemuda yang sangat ingin menjadi senimanRicardo Papa, dengan kertas dan pensil menggambarkan apa yang dia lihat di sekelilingnya, menggali keindahan yang sulit ditemukan dalam kemiskinan yang melanda sekitarnya. Ricardo terpaksa mencemplungi dunia ekstrem oleh kemiskinan dirinya dan untuk makan ia menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai pengedar obat bius. Ricardo juga dililit utang yang tak sedikit.Di seberang apartemen Ricardo, tinggal seorang ibu tunggal, Margo Fleming, dengan Lattie putrinya. Margo juga memiliki impian yang tinggi untuk menjadi seniman profesional satu hari, tapi, meskipun dia benci mengakuinya, beban memiliki anak telah membuat mimpi-mimpi ini sulit untuk dicapai. Terlebih lagi, dia tinggal dengan pacarnya yang kasar semata demi keterjaminan finansial. Ini bukan kondisi yang ideal untuk berkembang dan Margo hanyut dari hari ke hari dalam penderitaan.Putus asa dan ingin melarikan diri dari situasi kehidupan yang menyedihkan, Lattie (13) sering memaksakan diri pergi ke apartemen Ricardo untuk menghirup udara segar, dan merokok ganja. Ricardo sendiri gelisah berteman dengan anak baru gede itu. Tetapi, meski enggan, persahabatan itu tumbuh di antara mereka.Lalu muncullah seorang lelaki tua dalam lingkaran masalah yang dihadapi Ricardo dan Lattie. Dia Harrison Montgomery, seorang lelaki tua yang agak sinting. Ricardo menemukan bahwa pertapa tua ini memiliki rahasia-rahasia yang bisa memecahkan semua masalahnya.Berjuang untuk melepaskan diri dari kehidupan obat-obatan dan kejahatan, Ricardo menemukan bahwa ia mungkin telah tenggelam bahkan lebih dalam sebelum akhirnya menarik dirinya dari kubang kotoran.Film ini sungguh matang dan memesona. Didukung oleh karakter-karakter yang kuat, yang masing-masing punya kisah perjuangan sendiri-sendiri, cerita dari distrik Tenderloin yang dikenal sebagai dunia penuh penindasan dan kekerasan itu, mampu melahirkan inspirasi untuk kita semua. Sebuah film yang dipersiapkan, pastinya, dengan sangat baik. ;