DetikHOt - Top Ten 2016
BACK TO TOP

Jumat, 23/12/2016 10:16 WIB

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya

Tia Agnes - detikHot
Tahun 2016 segera berakhir dalam waktu dua minggu lagi. Berbagai peristiwa, pameran bergengsi, penghargaan, penulis serta industri penerbitan buku hingga seniman pendatang baru mewarnai perkembangan seni di Indonesia. Tak ada salahnya kembali mengulang apa saja yang terjadi di tahun 2015.

Kaleidoskop seni budaya detikHOT dimulai dari eksibisi sekaligus dua bursa seni terbesar yang digelar di Jakarta. Hingga kiprah seniman dan penulis di kancah internasional. Seperti apa saja? Yuk, flashback:

Art Stage Jakarta dan Bazaar Art Jakarta
Dua agenda seni yang berlangsung di bulan Agustus menjadi catatan terpenting di sejarah penyelenggaraan art fair Jakarta. Tahun ini, Bazaar Art Jakarta (BAJ) hadir yang ke-8 kalinya dan digelar pada 25-28 Agustus 2016. Ada 42 galeri yang berpartisipasi, 19 di antaranya berasal dari Singapura, Spanyol, Prancis, dan Amerika Serikat.

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya  Foto: Hanif Hawari/detikHOT


Art Stage Jakarta yang merupakan ekspansi dari Art Stage Singapura dan didirikan oleh Lorenzo Rudolf juga menyambangi Jakarta dengan semangat yang hampir sama. Yakni, ingin mempopulerkan seni Indonesia di mata kolektor dunia. Tapi tak ingin terkesan "bentrok" Art Stage Jakarta berlangsung di awal Agustus di Sheraton Grand Hotel, Gandaria City, Jakarta Selatan. Meski begitu, dua bursa seni bertaraf internasional itu patut diapresiasi dan disambut baik dengan tangan terbuka.

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya  Foto: Tia Agnes/detikHOT


Koleksi Seni Istana Kepresidenan Sampai Kontroversi ART|JOG|9
Awal 2016 dimulai dengan eksibisi kolaborasi Entang Wiharso dan Sally Smart di Galeri Nasional Indonesia (GNI) serta 70 tahun perayaan Srihadi Soedarsono. Namun, tepat di bulan Agustus, sejarah mencatat untuk pertama kalinya koleksi seni Istana Kepresidenan dipajang ke hadapan publik di GNI. Ada 28 lukisan, ratusan foto Kepresidenan, dan 9 buku koleksi lukisan Istana Kepresidenan.

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya  Foto: Tia Agnes/detikHOT


Salah satu yang menarik adalah misteri lukisan 'Rini' milik Bung Karno. Sosok atau obyek yang dilukis menjadi misteri sampai sekarang. Yang tak ketinggalan seru dan meraih 18.728 pengunjung adalah eksibisi South East Asia Plus (SEA+) Triennale 2016 di penghujung 2016.

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya  Foto: Tia Agnes/detikHOT


Tak hanya di Jakarta, tapi di kota Gudeg, ART|JOG|9 menjadi perbincangan hangat seniman, pecinta seni, dan masyarakat umum. ART|JOG|9 menerima kritik karena menggandeng PT Freeport sebagai salah satu sponsor. Sepekan setelah isu mencuat, Direktur ART|JOG Heri Pemad angkat suara dengan memberikan lima poin penjelasan. Terlepas dari polemik ART|JOG|9 yang diikuti oleh 72 seniman Indonesia dan mancanegara, penyelenggara ART|JOG berhasil membangun suasana seni dengan menciptakan event paralel di setiap galeri seni dan komunitas yang ada di Yogyakarta sampai ke Magelang.

Lebarannya Seni Jalanan 'Street Dealin 10'

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya  Foto: Tia Agnes/detikHOT

Agenda tahunan Gardu House, Street Dealin menjadi acara terpenting bagi seni jalanan Indonesia. Street Dealin kali ini pun menjadi event yang tak biasa dan lebih lama dari sekadar satu hari penyelenggaraan. Street Dealin 10 kembali digelar di Gudang Sarinah Ekosistem (GSE), Pancoran Timur, Jakarta Selatan. Ada 40 seniman jalanan lokal dan internasional yang memeriahkannya. Street artist Boogie dari Swiss, Graver asal Filipina, Nikko asal Prancis, hingga Zmogk dari Rusia.

Tak ketinggalan seniman jalanan lokal, ada The Popo, Media Legal, Arghs HSB, Tuyuloveme, hingga Bakore NGACO. Sebelum Big Bang Party di Gudang Sarinah pada Sabtu (10/12/2016), Street Dealin 10 lebih dulu jamming di sekitar kampung dekat kawasan Gardu House, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Penulis Indonesia di Kancah Internasional
2016 menjadi tahun keemasan bagi penulis Eka Kurniawan. Di awal tahun, diumumkan nama Eka berhasil masuk daftar panjang atau 'long list' Man Booker International Prize 2016. Lewat novel 'Lelaki Harimau', dia menjadi penulis pertama Asia yang masuk dalam penghargaan. Di bulan Maret, novel 'Cantik Itu Luka' atau 'Beauty Is Wound' berhasil memenangkan penghargaan perdana 'World Readers'.

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya  Foto: Eka Kurniawan


Acara penganugerahan 'Cantik itu Luka' juga diberikan kepada penerjemahnya, Annie Tucker. Tucker menggambarkan novel Eka sebagai suara Jawa Barat yang khas, segar, dan baru bagi para pembaca. Satu penghargaan satu lagi diberikan pada Eka Kurniawan karena keluar sebagai pemenang dari 'FT/OppenheimerFunds Emerging Voices' kategori fiksi serta mengalahkan dua penulis Tiongkok lainnya. Eka bertengger dengan novelnya yang berjudul 'Man Tiger' (Verso Books).

Kejayaan penulis Indonesia di kancah internasional tak hanya dialami oleh Eka, tapi juga Laksmi Pamuntjak yang meraih penghargaan Liberaturpreis Jerman tahun ini. Novel 'Amba' diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman dengan judul 'Alle Farben Rot'. Tahun lalu 'Amba' berhasil menorehkan sejarah dengan mendapatkan predikat pertama di daftar sastra Weltempfaenger sebagai karya internasional terbaik paruh tahun kedua yang diterjemahkan dalam bahasa Jerman.

Seniman Berduka di 2016

Catatan Akhir Tahun Seni Budaya  Foto: Komunitas Salihara

Kabar duka tak luput dari Catatan Akhir Tahun Seni dan Budaya 2016. Pada 5 Januari, seniman kesayangan Bung Karno dan Soeharto sekaligus yang dikenal sebagai pematung 'Patung Pancoran' Edhi Sunarso tutup usia yang ke-83. Maestro seni patung yang sampai akhir hayatnya tetap berkarya itu meninggalkan nama yang harum dan jejak bagi bangsa Indonesia. Intip berita selengkapnya di sini!

Kabar duka juga datang dari perupa Yogyakarta, S.Teddy Darmawan di usia yang ke-46 karena penyakit kanker. Komikus 'Gundala Putra Petir' Hasmi pun wafat di usia yang ke-67 tahun dan dimakamkan di Makam Seniman Giri Sapto, Imogiri, Bantul, pada Senin (7/11/2016).


Bagaimana dengan kabar seni dan budaya di tahun 2017? Tunggu kabar beritanya dan eksibisi menarik lainnya di tahun depan!

(tia/dar)
0 0 0
KOMENTAR