Reza Rahadian telah menerima piala Citra dua kali sepanjang kariernya di akting. Salah satu piala Citra yang ia miliki ia terima di 2010.
Kala itu ia diberi gelar sebagai Aktor Terbaik dalam film '3 Hati Dua Dunia Satu Cinta'. Dalam film itu ia berperan sebagai Rosyid, pria berambut kribo yang berpacaran dengan kekasih berbeda agama.
Selebihnya sederetan peran yang menguras kemampuannya sebagai aktor terus menghampiri bintang yang kini genap berusia 29 tahun tersebut. Dari peran seseorang dengan keterbelakangan mental hingga sosok pahlawan dalam 'Guru Bangsa Tjokroaminoto'.
Keberhasilan Reza terhadap peran yang ia jalani diakuinya karena faktor yang sederhana. Setiap menerima peran ia mendalaminya lewat skenario yang diterima.
"Memang saya hanya percaya itu. End of the day kitab suci gue ya cuma itu, skenario," ujarnya.
Hal itu juga berlaku dalam peran-peran lain termasuk peran biopik yang ia lakoni di mana cerita filmnya diadaptasi dari buku laris.
Reza mengaku punya pengalaman tak enak kala mendalami karakter lewat skenario yang diangkat dari novel.
"Saya pernah dalam satu film seperti itu. Baca dua-duanya, tapi pada akhirnya saya berantem besar. Hanya karena setelah baca bukunya, skenario beda seperti itu. Tapi jadi kesel sendiri. Tahu gitu nggak usah baca bukunya, berpegangan sama skenario aja. Ya, nggak ada teori konkret yang menyatakan film harus sama dengan bukunya," tutur Reza.