DetikHot

spotlight

Cecep Rahman Si Bintang Baru 'The Raid 2: Berandal' Bicara Silat Panglipur

Jumat, 28 Mar 2014 19:10 WIB  ·   - detikHOT
Cecep Rahman Si Bintang Baru The Raid 2: Berandal Bicara Silat Panglipur Cecep Arif Rahman (Adhie Ichsan/detikHOT)
Jakarta - Dalam 'The Raid 2: Berandal', Cecep Arif Rahman tampil sebagai pembunuh darah dingin dengan sorot mata yang tajam. Tapi, kesan itu langsung hilang ketika detikHOT bertemu langsung.

Dengan ramah, Cecep antusias membahas perannya di film, dan latar belakangnya sebagai seniman Silat Panglipur. Keterlibatan Cecep di film arahan sutradara Gareth Evans itu tak lepas dari campur tangan Yayan Ruhiyan.

"Waktu Yayan rekomendasikan saya untuk gabung, juga menyarankan untuk main ini (menunjukkan senjata Kerambit). Saya sama Yayan memang sudah lama berteman, ketemu di event di silat dari 2001, tapi agak dekat satu tim di 2005," ujar pria yang berasal dari Garut, Jawa Barat itu.

Cecep kemudian sedikit menceritakan asal perguruannya sebagai seniman Silat Panglipur. Perguruan itu didirikan oleh Abah Aleh pada 1909 di Bandung.

"Abah itu dulu keturunan dari Banten tapi dilahirkan di Garut. Jadi waktu remaja menyusul bapaknya ke Banten, lalu berkeliling belajar silat Cimande, Betawi, Cikalong Sabandar, dan akhirnya merantau ke Bandung," ucap Cecep.

"Abah Aleh itu sebelum tahun 1900-an sudah eksis di Bandung. Dulu kan orang kalau mau berdagang itu istilahnya harus minta izin sama jawaranya. Nah, waktu itu Abah nggak ada izin, akhirnya harus menghadapi satu orang jagoan di sana, yang itu kalah. Dulu di Bandung ada lima jawara, dan itu kalah semua. Tapi akhirnya yang lima orang itu jadi murid pertama Abah Aleh, akhirnya dibuatlah perkumpulan silat Panglipur di Bandung, sampai diresmikan bupati Bandung waktu itu, Wiranatakusumah ke-empat," jelas pria yang sehari-hari berprofesi sebagai guru Bahasa Inggris di sebuah SD di Garut.

Sejak itu, Panglipur terus berkembang, dan diteruskan oleh generasi keturunan Abah Aleh. Cecep sendiri merupakan murid di generasi ke-lima.

"Saya mulai belajar tahun 1986 umur saya waktu itu 8 tahun. Kan di Panglipur itu ada tradisi kalau guru punya murid berbakat, dia senang bawa ke guru lain. Sejak itu, saya dikenalkan ke guru-guru lain di Panglipur, akhirnya saya berkeliling, ke Garut, Bandung, dan direkomendasikan ke Panglipur di masing-masing aliran, sampai saya pernah ke aliran di Jawa Timur juga," tuturnya.

Dalam ilmu silat, masihng-masing perguruan memiliki gaya bertarung yang berbeda. Lalu, apa ciri khas silat Panglipur?

"Kebanyakan silat Jawa Barat itu bermain pendek, mainkan pundak. Panglipur itu menggabungkan keduanya. Kita punya gerak panjang seperti (silat) Betawi dan Sumatera, dan kita juga punya pendek seperti Jawa Barat," jelasnya.

Nah, keterampilan Cecep dalam bersilat bisa Anda saksikan dalam film 'The Raid 2: Berandal' yang tayang di bioskop mulai hari, Jumat (28/3/2014). Simak pertarungan final bersama Iko Uwais di jelang akhir film yang menakjubkan.


(ich/ich)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed