detikHot

premiere

Game of Thrones Season 8 Episode 1: Reuni yang Menyakitkan

Senin, 15 Apr 2019 15:38 WIB Candra Aditya - detikHot
Foto: Courtesy of HBO Foto: Courtesy of HBO
Jakarta -

PERHATIAN: SPOILER

Setelah merilis episode terakhir musim ketujuh pada 27 Agustus 2017, HBO dan pembuat Game of Thrones dengan kejam membuat para fansnya menunggu selama kurang lebih dua tahun.

Serial yang paling legendaris saat ini (fantasi atau bukan) menjadi sebuah tontonan yang paling ditunggu oleh jutaan umat di seluruh dunia. Dan kini penantian tersebut terbayar. Winter is really here.

DI WINTERFELL

Musim terakhir Game of Thrones dibuka dengan adegan yang sengaja dibuat mirip dengan episode pertamanya. Jika episode pertamanya kita melihat pasukan Lannister datang ke Winterfell, kali ini kita

melihat Daenerys Targaryen bersama Jon Snow dan pasukan mereka datang ke Winterfell dalam rangka berjuang bersama-sama menumpas Night King dan anak buahnya.

Dalam perjalanannya Daenerys melihat bahwa warga Winterfell sepertinya tidak peduli/tidak percayaan dengan kedatangannya. Tapi semuanya terselesaikan ketika dua naga Daenerys meluncur dan memberikan pemandangan yang sungguh tak terlupakan bagi warga Winterfell.

JON SNOW

Musim terakhir Game of Thrones ternyata dibuat kreatornya sebagai acara reuni. Menutup serial legendaris ini, kita melihat karakter-karakter yang tidak bersua kembali bertemu dengan kawan-kawan lamanya.

Dalam episode ini kita melihat Jon Snow bertemu lagi dengan kawan-kawan lamanya. Ada yang responnya dingin (dengan Bran Stark), ada yang responnya biasa saja (dengan Sansa Stark) dan ada juga yang sungguh menghangatkan jiwa raga (dengan Arya Stark).

Reuni Jon Snow dengan Arya penting karena Jon Snow adalah satu-satunya orang yang menganggap Arya bukan bocah dan Arya adalah satu- satunya orang yang memperlakukan Jon Snow sebagai saudara sendiri, bukan anak hasil kecelakaan seperti yang dilakukan oleh saudara-saudara Starknya yang lain. Meskipun keduanya memilih ketua yang berbeda (Arya tim sukses Sansa dan Jon adalah tim sukses Daenerys), keduanya tetap hangat.

Tapi reuni Jon Snow yang paling penting adalah pertemuannya dengan Samwell Tarly. Pertemuannya dengan sahabatnya yang paling dekat ini adalah klimaks episode ini. Disini Sam tidak hanya memberikan informasi kepada Jon Snow bahwa Daenerys sepertinya bukan pemimpin terbaik dan kedua sebenarnya pewaris tahta yang asli adalah Jon Snow. Dia bukanlah anak haram. Dia adalah anak yang disembunyikan oleh Ned Stark demi keselamatannya.

Tentu saja penonton sudah mengetahui informasi ini sejak episode terakhir musim sebelumnya. Tapi ini adalah pertama kalinya kita melihat reaksi Jon Snow untuk pertama kalinya. Walaupun tentu saja Jon Snow harusnya sudah tahu karena naga-naga Daenerys tidak mencaploknya saat dia dekat-dekat dengan mereka.

Hanya Targaryen yang bisa menjadi pawang naga. Informasi ini tentu saja membuat Jon Snow menjadi galau karena seperti halnya pemimpin yang baik, dia tidak terobsesi untuk menjadi pemimpin. Dan kedua, dia lagi cinta-cintanya dengan Daenerys. Apalagi setelah keduanya pacaran naik naga bersama.

DAENERYS TARGARYEN

Daenerys adalah sosok yang adil tapi dia sedang dalam fase pamer kekuasaan. Dia sedang dalam nuansa "kalau kalian tidak menurut, berarti kalian adalah musuh". Kunjungannya ke Winterfell ini cukup bikin Daenerys kesal dengan Sansa Stark karena sambutannya ternyata tidak menyenangkan.

Bukannya menjadi sister, Sansa malah nge-shade Daenerys setiap kali ada kesempatan. Tentu saja Daenerys menyatakan hal ini ke Jon Snow. Dan Jon Snow being Jon Snow hanya bisa menengahi tanpa bisa berbuat apa-apa.

Selain adegan pacarannya dengan Jon Snow yang cukup romantis, momen paling wow yang dialami oleh Daenerys dalam episode ini adalah pertemuan pertamanya dengan Sam. Mereka punya banyak mutual friends tapi ini untuk pertama kalinya mereka bertemu.

Hubungan mereka harusnya hangat karena Sam tidak hanya sahabat terdekat Jon Snow tapi juga dialah satu-satunya orang yang menyelamatkan Jorah Mormont. Sayangnya pertemuan mereka agak kurang syahdu karena Daenerys mengaku bahwa dialah yang bertanggung jawab atas kematian ayah dan saudara Sam.

SANSA STARK

Sansa Stark mungkin adalah karakter Game of Thrones yang paling banyak belajar. Ia adalah karakter yang mengalami begitu banyak kejadian sehingga personanya sungguh-sungguh berubah. Kali pertama bertemu Sansa kita melihat dia keganjenan dengan Joffrey.

Kali ini dia menjadi seorang ratu yang tidak hanya berkharisma dan jago nyuruh-nyuruh tapi dia juga begitu ahli dalam nge-shade Daenerys. Sebuah keahlian yang tidak banyak orang punya. Dalam episode ini Sansa bertemu lagi dengan Tyrion setelah melarikan diri di musim keempat.

Dalam pertemuannya Tyrion mengakui bahwa Sansa banyak berubah. Dia kini telah menjadi seorang ratu yang tegas. Sebaliknya Sansa malah merasa bahwa ternyata Tyrion tidak sepintar yang ia kira. Karena Tyrion percaya bahwa saudaranya, Cersei, akan betul-betul mau berjuang bersama untuk menumpas white walker.

TYRION LANNISTER

Tidak banyak yang dialami oleh Tyrion selain bertemu dengan Sansa dan mengamati dengan teliti bahwa Daenerys mungkin bukan pemimpin yang paling tepat untuk The Seven Kingdoms. Temperamennya dan kekurangannya untuk mingle dengan orang lain adalah beberapa hal yang membuatnya kurang oke.

Bahkan Davos dan Varys setuju dengan itu dan menyarankan untuk menikahkan Jon Snow dan Daenerys. Karena Jon Snow punya sesuatu yang Daenerys tidak punya: approachable vibe.

ARYA STARK

Seperti halnya Sansa, Arya bukan lagi cewek nakal yang kita lihat di episode pertamanya. Dia sekarang bahkan lebih sadis dari Uma Thurman di Kill Bill. Semua orang yang pernah menyakitinya dan

keluarganya masuk dalam daftarnya.

Dalam episode ini selain bertemu dengan Jon Snow, Arya juga bertemu dengan Gendry, teman semasa dia menjadi buronan. Gendry nampak terkesima menyaksikan Arya dalam bentukan yang rapi dan wangi. Ini mungkin karena selama mereka bertemu Arya kelihatan seperti gelandangan.

Pertemuan Arya dan Gendry walaupun singkat ternyata sangat menghangatkan. Dalam pertemuan ini Arya memanfaatkan jasa Gendry sebagai tukang besi. Arya meminta Gendry untuk dibuatkan senjata.

Gunanya untuk apa? Kita masih punya lima episode lagi untuk tahu.

DI KING'S LANDING

CERSEI LANNISTER

Euron Greyjoy datang dan membawa pasukan untuk Cersei. Cersei senang meskipun sebenarnya dia agak kecewa karena Euron tidak membawa gajah. Dan karena dia sedang dalam fase berantem dengan

Jamie Lannister, dia pun menerima permintaan (atau rengekan?) Euron untuk tidur dengannya. Ya daripada bosan ya kan soalnya di istana sendirian.

Euron mungkin sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghibur Cersei. Tapi Cersei adalah Cersei. Ada dendam di matanya. Dan kali ini dendamnya jatuh kepada dua saudaranya. Dan bukan Game of Thrones namanya kalau semuanya tidak diselesaikan dengan darah.

Dalam sebuah twist yang bisa ditebak, Cersei meminta Bronn untuk membunuh Jamie DAN JUGA Tyrion. Yang membuat perintah ini sakit jiwa adalah fakta bahwa Cersei meminta Bronn untuk membunuh keduanya dengan crossbow yang digunakan Tyrion untuk membunuh papa mereka, Tywin Lannister.

THEON GREYJOY

Saudaranya, Yara, yang sayangnya pernah dia pegang-pegang ditawan Euron di kapal sebagai "teman bicara". Tak disangka, Theon datang menyelamatkan Yara. Yara tersentuh. Saking tersentuhnya Yara

setuju dengan keinginan Theon untuk pergi Winterfell dan melawan white walker bersama dengan teman-teman lama mereka, Geng Stark.

DI LAST HEARTH

Game of Thrones episode ini diakhiri dengan kehadiran Tormund dan Beric Dondarrion yang ternyata tidak tewas semenjak kejadian naga menyembur The Wall. Mereka berjalan dan akhirnya melihat Lord

Umber sudah menjadi pajangan dinding. Mereka membakar Lord Umber dan saling tatap ngeri. The Night King is closer.

BEST PLAYER OF THE WEEK: JON SNOW

WORST PLAYER OF THE WEEK: EURON GREYJOY

THE SHADIEST PLAYER OF THE WEEK: SANSA STARK

THE BEST REUNION OF THE WEEK: SAMWELL TARLY DAN JON SNOW

RUNNER UP THE BEST REUNION OF THE WEEK: ARYA STARK DAN GENDRY

RUNNER UP THE BEST REUNION OF THE WEEK: ARYA STARK DAN JON SNOW

THE MOST SURPRISING EVENT OF THE WEEK: JAMIE LANNISTER BERTEMU DENGAN BRAN STARK

UNTUK PERTAMA KALINYA SEJAK EPISODE 1

REST IN PEACE LORD UMBER

*Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film.




(ken/ken)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com