Presenter Cantik Bianca Liza

Bianca Liza sedang beristirahat saat detikHOT menyambanginya usai membawakan acara kuis di studio RCTI beberapa waktu lalu.
Senyum tersungging di bibirnya.
Ia mengaku, sebelum menjadi presenter, Bianca sempat berperan di FTV dan sinetron.
Covergirl Aneka Yess! tahun 2008 itu menuturkan, setelah sempat membintangi beberapa judul FTV seperti 'Kejamnya Anak Kandung, Mulianya Anak Tiri', ia mulai dilirik beberapa produser sinetron.
Debut sinetron yang melambungkan namanya yaitu 'Inayah' pada 2009, di mana ia bermain bersama Shandy Aulia dan Tommy Kurniawan.
Dara asal Pekanbaru itu kemudian juga muncul dalam sinetron 'Islam KTP' dan acara 'Sketsa' yang tayang di Trans TV.
Bianca bercerita, kariernya di dunia presenter dimulainya secara tak sengaja.
Bermodal rasa pede dan sedikit keberanian, perempuan yang hobi mengoleksi high heels itu mengiyakan tawaran dari seorang produser untuk membawakan sebuah acara.
Ia pun sempat mendampingi Ruben Onsu membawakan tayangan gosip Obsesi di Global TV.
Tanpa harus meninggalkan dunia akting, perempuan kelahiran 8 Oktober 1991 itu ingin mengembangkan diri di bidang lain.
Menjadi host merupakan impiannya yang terwujud.
'Lewat akting aku merasa banyak kesempatan yang bisa dicoba. Salah satunya ya presenter ini. Aku ingin bisa berkembang di dunia bidang ini,' tuturnya.
Bianca Liza sedang beristirahat saat detikHOT menyambanginya usai membawakan acara kuis di studio RCTI beberapa waktu lalu.
Senyum tersungging di bibirnya.
Ia mengaku, sebelum menjadi presenter, Bianca sempat berperan di FTV dan sinetron.
Covergirl Aneka Yess! tahun 2008 itu menuturkan, setelah sempat membintangi beberapa judul FTV seperti 'Kejamnya Anak Kandung, Mulianya Anak Tiri', ia mulai dilirik beberapa produser sinetron.
Debut sinetron yang melambungkan namanya yaitu 'Inayah' pada 2009, di mana ia bermain bersama Shandy Aulia dan Tommy Kurniawan.
Dara asal Pekanbaru itu kemudian juga muncul dalam sinetron 'Islam KTP' dan acara 'Sketsa' yang tayang di Trans TV.
Bianca bercerita, kariernya di dunia presenter dimulainya secara tak sengaja.
Bermodal rasa pede dan sedikit keberanian, perempuan yang hobi mengoleksi high heels itu mengiyakan tawaran dari seorang produser untuk membawakan sebuah acara.
Ia pun sempat mendampingi Ruben Onsu membawakan tayangan gosip Obsesi di Global TV.
Tanpa harus meninggalkan dunia akting, perempuan kelahiran 8 Oktober 1991 itu ingin mengembangkan diri di bidang lain.
Menjadi host merupakan impiannya yang terwujud.
'Lewat akting aku merasa banyak kesempatan yang bisa dicoba. Salah satunya ya presenter ini. Aku ingin bisa berkembang di dunia bidang ini,' tuturnya.